Orangtua Jangan Bersikap Kasar atau Si Kecil Akan Jadi Sosok yang Kasar

Ivana Okta diperbarui 12 Des 2018, 13:42 WIB

Fimela.com, Jakarta Apa yang dilakukan oleh orangtua memang kerap kali ditiru oleh anak. Karena itu sebaiknya orangtua senantiasa menjaga perilaku. Nah, salah satu hal yang wajib dihindari oleh orangtua adalah bersikap kasar di depan anak. Ini karena anak bisa menirunya dan membawa sikap ini sampai dewasa kelak.

Orangtua harus bisa memberikan batasan dan aturan terhadap perilaku pada dirinya sendiri. Contoh memang lebih susah daripada nasehat. Tapi orangtua wajib belajar. Cara orangtua berinteraksi dengan anak dan pasangannya juga harus diperhatikan.

Marah memang ekspresi yang wajar. Setiap orang diperbolehkan untuk marah. Namun sebaiknya orangtua belajar agar ekspresi marah tersebut tidak menyakiti diri sendiri atau orang lain. Jaga betul jangan sampai bersikap kasar, karena cara ini hanya akan memberikan dampak yang buruk.

Bersikap kasar, atau bahkan melakukan tindakan fisik seperti mencubit atau memukul ternyata akan direkam dalam memori jangka panjang anak. Kebiasaan memukul atau mencubit anak dapat mengakibatkan anak menjadi agresif. Karena, anak cepat meniru orang yang berada di dekatnya atau sering berinteraksi dengannya.

Seharusnya, cara kuno mendisiplinkan anak bukan dengan cara kekerasan. Orangtua, guru atau pengasuh dapat melakukan cara lain. Orangtua bisa berkomunikasi atau mengajak bicara anak.