Perihal Mantan, Sebaiknya Tetap Berteman atau Menjauh Saja?

Fimela diperbarui 13 Jul 2018, 10:00 WIB

Kamu tipe orang yang akan tetap berteman dengan mantan atau yang akan menjauh sejauh mungkin dan tak pernah mencari tahu kabarnya lagi. Tidak sedikit orang yang setelah putus kemudian menjauhi mantannya sejauh mungkin. Tapi tidak menutup kemungkinan ada orang-orang yang tetap menjaga pertemanannya dengan sang mantan meski di antara keduanya sudah tak ada ikatan cinta lagi.

Ngomongin soal mantan ini, lalu sebaiknya seperti apa ladies? Apakah sebaiknya tetap berteman dengannya atau justru menjauhinya. Mana yang lebih disarankan untuk kebaikan kamu juga kebaikan mantan?

Melansir dari laman Time, berteman dengan mantan tentu boleh-boleh saja. Ini justru baik karena kamu telah berhasil bertarung dengan perasaanmu sendiri dan menjadi pribadi yang lebih dewasa. Hanya saja, alangkah baiknya jika kamu tetap menjaga jarak dengan mantan.

Seorang psikoterapis, Rachel Sussman mengungkapkan bahwa "Ada beberapa hal yang sebaiknya diikuti setelah putus. Jika alasan putus karena mantan memberi pengaruh buruk, maka sebaiknya dijauhi. Tapi jika alasan putus karena sesuatu hal yang tidak menyakiti keduanya dan tidak membawa  perihal buruk, sebaiknya hubungan pertemanan itu tetap dijaga. Tapi ingat, harus tetap ada jarak agar keduanya tak merasakan sakit untuk kedua kalinya."

Tetap berhubungan dengan mantan dan terlalu akrab juga dikhawatirkan membuat keduanya tidak bisa membuka hati untuk orang baru. Ini yang membuat pertemanan dengan mantan sebaiknya tetap ada jaraknya. Jika pun keduanya sudah bertemu orang baru dan memulai hubungan baru, kekhawatiran selanjutnya adalah kekhawatiran jika orang baru tersebut bakal merasa tidak nyaman dengan kehadiran mantan kamu yang kini menjadi teman kamu.

Well ladies, semoga kita semakin bijak dalam membina pertemanan dengan mantan. Semoga kita juga semakin bijak dalam menjaga hati pasangan dari bayang-bayang mantan.




(vem/mim)