Awas, Konsumsi Gula Berlebih Bisa Merusak Kecantikan Kulit

Fimela diperbarui 19 Jul 2018, 11:30 WIB

Gula adalah bahan makanan yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Gua juga menjadi salah satu bahan makanan yang biasa kita konsumsi baik sebagai bumbu masakan, sebagai pemanis minuman atau sebagai salah satu bahan dasar untuk membuat kue dan camilan lainnya.

Ngomongin soal gula, perlu kita tahu bahwa sebaiknya kita mengonsumsi gula dengan porsi yang tepat. Pastikan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi gula. Melansir dari laman boldsky.com, konsumsi gula berlebihan bisa meningkatkan berbagai risiko masalah kesehatan.

Risiko itu mulai dari memicu tubuh rentan terkena diabetes dan obesitas. Risiko lainnya yang jarang sekali kita sadari namun pasti terjadi adalah risiko merusak kulit. Yap, konsumsi gula secara berlebih bisa meningkatkan risiko kulit rentan mengalami masalah seperti masalah komedo, jerawat dan kulit berminyak.



Gula bisa merusak kolagen yang ada di bawah lapisan kulit. Jika kolagen rusak, ini akan membuat kulit terlihat keriput, kering dan penuaan dini. Tak hanya membuat kolagen hilang, kandungan glukosa berlebih pada tubuh juga bisa membuat kolagen jadi kaku. Akibatnya, kulit pun bisa kehilangan elastisitas, menimbulkan masalah komedo dan jerawat.

Karena risiko inilah, penting bagi kita semua untuk membatasi konsumsi gula. Kita bisa menjaga kesehatan kulit dengan memastikan minum air putih cukup setiap harinya, konsumsi makanan dan minuman yang kaya vitamin C dan E, serta memiliki waktu istirahat cukup.




(vem/mim)