5 Kebiasaan Sepele yang Justru Memicu Rusaknya Pernikahan

Fimela diperbarui 16 Apr 2018, 13:40 WIB

Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa saat ini banyak orang dengan mudah menikah dan memutuskan bercerai. Bukankah pernikahan itu suci dan sakral? Ada perdebatan emosional yang membuatmu ragu untuk mempercayai ikatan cinta atau justru sebaliknya.

Karena terkadang apa yang menjadi penyebab rusaknya pernikahan bisa berasal dari kebiasaan-kebiasaan kecil dan sepele. Dilansir dari Boldsky, beberapa penelitian menyebutkan bahwa pernikahan sering berakhir dengan alasan tidak masuk akal dan sepele, seperti sekian kebiasaan berikut ini!

1. Mengeluhkan hal kecil
Beberapa orang suka mengeluhkan hal-hal kecil, seperti tidak membalas chat dalam 5 menit atau telat menjemput 3 menit. Cobalah berpikir lebih luas, dan melihat banyak kemungkinan. Mungkin saja pasangan sedang ada urusan mendadak atau macet di tengah jalan sehingga tak bisa memenuhi ekspektasimu yang kekanak-kanakan.

2. Membawa urusan pekerjaan ke rumah
Selesaikan urusan kantor di kantor atau saat jam kerja saja, ketika di rumah fokuslah memberikan waktu untuk keluarga. Jangan membawa pulang pekerjaan, kapan memberikan waktu kepada pasangan? Pikirkan tentang pasangan yang menunggumu di rumah hanya demi bisa menghabiskan waktu bersama kamu.

3. Sibuk dengan gadget
Cukup sesekali saja mengecek gadget, jika tak ada yang bisa dilakukan, maka habiskan waktu untuk berbincang dengan pasangan, bukan mengecek Instagram apalagi mencari update terbaru akun gosip. Perkuat interaksi kalian berdua agar gadget tak jadi 'orang ketiga'.

4. Harapan yang tidak realistis
Menaruh harapan terlalu tinggi pada pasangan bukanlah hal yang bijak. Dia bukan dewa atau malaikat yang bisa mengabulkan segala harapan dan keinginanmu. Jangan bandingkan kehidupan pernikahan dengan orang lain yang hobi jalan-jalan ke luar negeri bersama pasangannya. Karena setiap pernikahan punya kehidupannya sendiri, tak perlu merasa iri.

5. Pernikahan tanpa bercinta
Untuk hal ini, sebaiknya bicarakan dan sepakati berdua. Mengapa perlu menambah frekuensi atau justru mengurangi frekuensinya. Mengurangi seberapa sering kalian bercinta bisa membangun jarak antara kalian berdua dan di sinilah romantisme bisa meredup.

Berusaha menjaga hubungan pernikahan memang tak mudah, tapi bukan berarti tak bisa dilakukan dan diusahakan. Sebisa mungkin hindari poin-poin di atas ya ladies.

Sumber: Liputan6.com

(vem/feb)