Tips Memilih Pembalut Untuk Kesehatan Organ Intim Perempuan

Fimela diperbarui 02 Mei 2018, 13:05 WIB

Ketika perempuan haid, memang cukup merepotkan seperti contoh mengendalikan mood yang naik turun, rasa sakit yang dialami, hingga pemilihan produk sanitari atau pembalut agar tidak mudah ‘bocor’.

Mengapa pemilihan pembalut begitu penting? Sebab kenyamanan dan kepercayaan diri didapatkan ketika memilih pembalut yang tepat, karena bila salah memilih, bukan saja tidak nyaman, dan alih alih percaya diri, sebaliknya adalah timbul rasa was was, sebentar sebentar cek ke kamar kecil, takut tembus, lembab dan sebagainya yang bisa menimbulkan keluhan mulai dari ringan hingga berkepanjangan.

Selain itu, kamu pun harus berhati-hati memilih pembalut karena beberapa produk menggunakan pemutih. Tentu saja, pemutih yang mengandung klorin tersebut membahayakan kesehatan perempuan seperti

menyebabkan kanker leher rahim, kemandulan, dan keputihan.

Pemilihan pembalut yang tepat

Untuk itu, memilih pembalut tidak boleh sembarangan. dr. Emilia Slamet mengatakan, memilih pembalut itu harus yang memiliki daya serap baik, tipis, dan organik atau tak mengandung pemutih.

“Pembalut yang tipis membuat organ kewanitaan ‘bernafas’. Dan tak lupa untuk merawat organ kewanitaan kita dengan daun sirih karena mampu membunuh bakteri. Namun tidak boleh terlalu sering karena dapat membunuh bakteri baik di vagina,” ujarnya dalam acara peluncuran ‘BELASIA AG 2000’ di XXI Club Djakarta Theatre, beberapa waktu lalu.

Selain itu pembalut terbuat dari bahan herbal juga disaranakan karena dapat merawat kesehatan vagina, seperti pembalut Belasia.

“Daya serap yang tinggi dan berbahan organik pembalut yang baik untuk perempuan. Serta pembalut tipis dapat membuat para perempuan lebih nyaman,” ujar Hengki Gunawan, Direktur Utama PT. Hidup Harmoni Optimis Internasional (H2O).

(vem/asp)
What's On Fimela