Begini Caranya Agar Kamu Tidak Menilai Orang dari Penampilannya Saja!

Fimela diperbarui 03 Mei 2018, 19:00 WIB

Kebanyakan orang pasti pernah melakukannya, menilai orang hanya dari penampilannya saja. Hal ini tidak salah, karena seringkali memang apa yang kita lihat pertama kali adalah apa yang kemudian membentuk pencitraan kita terhadap orang tersebut. Itulah mengapa ada istilah 'first impression'.

Tapi ada baiknya jika tidak menilai orang dari wajahnya saja. Karena kita tidak tahu dan tidak mengenal seperti apa mereka dari dalam. Seorang profesor psikologi di Universty of Toronto, Nicholas Rule, menjelaskan bahwa seseorang mengembangkan ciri kepribadian tertentu agar sesuai dengan penampilannya. Atau sebaliknya, kepribadian seseorang dapat mengubah penampilannya.

Lalu bagaimana caranya? Seperti dilansir dari yourtango.com, Senin (29/4/2108), ini caranya agar kamu tidak terbiasa menilai orang dari penampilannya saja.

1. Kenali Ekspresi dan Bahasa Tubuhnya
Ada banyak hal yang bisa kamu perhatikan selain wajah atau pakaian seseorang, yaitu ekspresi dan bahasa tubuhnya. Perhatikan ekspresi mikro. Ekspresi mikro adalah ekspresi wajah yang singkat dan tidak disadari. Berbeda dengan ekspresi reguler yang dibuat, disengaja dan disadari, ekspresi mikro seringkali hanya berlangsung selama sepersekian detik dan sulit sekali dipalsukan. Terkadang butuh keahlian untuk melihat hal ini, namun jika kamu cukup peka, kamu bisa mengenalinya.

2. Berpikiran Positif
Sebelum berprasangka atau menilai seseorang, ada baiknya jika menanamkan pemikiran positif terhadap siapa saja. Karena kamu tidak ingin dinilai dari penampilan saja, maka jangan menilai orang dengan cara seperti itu. Bersikap ramah, terbuka dan memiliki pikiran fleksibel akan membuatmu tidak terjebak dengan penilaian sesaat dari penampilan seseorang. Tanamkan dalam diri, bahwa kamu tidak berhak menilai seseorang sebelum bisa mengenalnya.

3. Asah Naluri dan Insting
Tapi tentu saja, pemikiran positif juga perlu diimbangi dengan naluri dan insting terhadap bahaya. Kamu tidak bisa mempercayai dan berpikiran positif terhadap orang lain seratus persen. Kamu juga perlu mengenali apakah seseorang berpotensi mencelakai atau punya niat buruk padamu. Perlu mengasah naluri dan pertahanan diri selagi tidak menilai seseorang dari penampilannya. Sikap waspada juga perlu dikembangkan sehingga kamu tidak mudah ditipu.

Jadi, itu dia caranya agar tidak terjebak dengan kebiasaan menilai orang dari penampilannya saja. Terkadang menilai seseorang dari luar memang tak bisa ditahan, tapi tekankan pada diri sendiri bahwa penilaian awalmu tidak mencerminkan apa pun dari seseorang.

Sumber: Liputan6.com

(vem/feb)