Haruskan Dilakukan Kemoterapi Sebelum Operasi?

Fimela diperbarui 17 Jul 2013, 08:58 WIB

Pada umumnya kemoterapi dilakukan setelah operasi pengangkatan kanker payudara atau mastektomi dilakukan. Akan tetapi, baru-baru ini ditemukan bahwa kemoterapi sebelum mastektomi terbukti cukup ampuh untuk mengatasi kanker.

Operasi pengankatan payudara sendiri jelas berfungsi untuk menagngkat serta membasmi sel-sel utama kanker atau tumor di dalam payudara. Setelah itu, dokter biasanya akan menyarankan pasien mereka untuk melakukan kemoterapi guna membasmi sel-sel kanker yang tidak terdeteksi, terutama di tempat tersembunyi.

Akan tetapi, menurut onhealth.com, kemoterapi yand dilakukan sebelum operasi pengangkatan juga terbukti cukup efektif. Pasalnya, hal tersebut mampu memberikan kesempatan sembuh yang lebih tinggi.

Alasan dilakukannya kemoterapi sebelum oeprasi pengangkatan sendiri biasanya ditujukan kepada para pasien yang memiliki sel-sel tumor yang sangat besar. Pasalnya, hal ini akan bisa setidaknya melumpuhkan dan melakukan penjalaran yang lebih lanjut. Selain itu, hal ini juga bisa dilakukan setelah benar-benar terdeteksi adanya benjolan berbahaya berupa kanker pada awal diagnose.

Akan tetapi, melakukan hal seperti ini juga tidak bisa sembarangan. Pasalnya pasien wajib mendapatkan seluruh informasi terkait sisi postif dan juga negatif dari langkah yang mereka ambil.

Seperti yang diketahui bahwa kemoterapi sendiri juga memiliki efek samping yang tidak kalah berbahya bagi kesehatan pasien. Untuk itu perlu diadakan diskusi antara pasien dan dokter sebelum memilih mendahulukan kemoterapi sebelum melakukan operasi pengangkatan kanker pada payudara mereka.

Wahyu Wienanda

(vem/sfg)
What's On Fimela