Hilangkan Rasa Bersalah Karena Makan Banyak

Fimela diperbarui 30 Jul 2013, 19:01 WIB

Menjaga berat badan agar tetap ideal dan proporsional sepertinya telah menjadi impian wanita sejak dahulu. Mereka tetap ingin memiliki tubuh langsing yang enak dipandang dan menarik perhatian orang lain. Oleh karena itulah, para wanita tersebut berusaha sekuat tanaga untuk tetap menjaga berat badan mereka di titik ideal dan proporsional dengan melakukan diet.

Diet memang salah satu cara yang banyak orang lakukan untuk tetap menjaga berat badan ataupun juga menurunkan berat badan mereka. Program diet biasanya menginstruksikan untuk mengurangi porsi makan, tidak boleh makan di atas jam 6, memperbanyak makan buah-buahan atau hanya dengan memakan makanan yang sehat.

Seperti yang bisa anda lihat sendiri, program diet tersebut lebih memfokuskan pada apa saja yang dikonsumsi. Hal ini sebenarnya tidak salah. Namun,ada satu hal lagi yang juga perlu difokuskan dalam program diet ini, yaitu keadaan psikologi orang-orang yang mengikuti program diet tersebut.

Salah satu hal yang sering muncul ketika seseorang mengikuti program diet, seperti yang dikemukakan dalam womenshealthandfitness.com.au, adalah perasaan bersalah ketika orang tersebut baru saja makan yang mungkin porsinya sedikit lebih banyak daripada yang ia seharusnya makan sesuai dengan program diet yang ia ikuti.

Perasaan bersalah ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena nantinya akan berakibat fatal, seperti keinginan kuat untuk mengikuti diet ketat, tidak makan selama seharian penuh untuk menebus kesalahan tersebut, dan masih banyak lagi.

Sebenarnya, rasa bersalah ini bisa dijadikan sebagai motivasi untuk terus menjalankan program diet yang telah dipilih. Motivasi ini bisa digunakan sebagai peringatan bahwa lain kali anda tidak dianjurkan untuk makan makanan secara berlebihan.

Oleh: Meilia Hardianti

(vem/tyn)