5 Mitos Kehamilan Terbesar dari Seluruh Dunia

Fimela diperbarui 11 Agu 2013, 14:18 WIB

Sebagai calon ibu yang sedang hamil, apalagi kalu hamil pertama, Anda kadang merasa waswas dengan mitos-mitos yang beredar di masyarakat. Tidak ada salahnya mendengarkan mitos, karena bagaimanapun juga mitos itu ada niat baiknya.
Tetapi, apa kata babble.com tentang mitos-mitos dari seluruh dunia ini? Yuk, kita simak!

1. Jauhi Soft Cheese!
Anda suka keju lembut? Tenang, menurut situs ini, keju krim, keju rumahan, dan Cheez-Whiz tidak mempengaruhi kehamilan Anda. Keju yang harus Anda hindari adalah keju matang di cetakan, keju susu mentah atau keju yang berusia kurang dari 60 hari.
Hal ini disebabkan oleh keju yang berusia hanya memiliki resiko listeria lebih rendah, ladies.

2. Hindari ikan, atau perkembangan bayi Anda akan melambat!
Ikan dipercaya mengandung banyak merkuri yang dapat melambatkan perkembangan janin. Namun, tidak semua ikan mengandung merkuri. Ikan seperti tuna kalengan, salmon, dan lele baik dikonsumsi ibu hamil sebagai sumber protein.

3. Jauhi kotak sampah, atau Anda akan terkena toxoplasmosis!
Toxoplasmosis adalah penyakit serius yang bisa menyebabkan kebutaan dan kerusakan otak pada janin. Tenang ladies, sebuah peneletian pada tahun 2009, British Medical Journal, menemukan bahwa tidak ada hubungannya membuang sampah atau kucing dengan toxoplasmosis.

4. Jangan semir rambut Anda!
Katanya, pewarna rambut mengandung karsinogen. Nyatanya, semir rambut dengan kandungan tersebut sudah jauh menghilang sejak tahun 1980 ketika pabrik-pabrik pewarna rambut melakukan formulasi ulang dengan bahan produk ini.

5. Kacang?
Jika Anda mengonsumsi kacang saat hamil, anak nantinya dikutuk menjadi alergi kacang. Faktanya, jika anggota keluarga Anda tidak memiliki riwayat alergi terhadap kacang, tidak mungkin hal ini akan terjadi.

Oleh: Kustin Ayuwuragil D.

(vem/tyn)
What's On Fimela