Mitos-mitos Kehamilan ala Hispanik

Fimela diperbarui 06 Sep 2013, 20:00 WIB

Berbagai ras keturunan di seluruh dunia memiliki mitos kehamilan sendiri-sendiri. Kemanapun keturunan mereka pergi menetap, mitos-mitos yang turun temurun dari daerah asal akan tetap dibawa dalam hati. Seperti halnya bagi para orang Hispanik. Tinggal dimanapun, mitos-mitos kehamilan yang ada dibawah ini akan selalu menjadi acuan, terlepas benar atau tidaknya.

1. Jika perut ibunya lancip, maka bayinya laki-laki. Jika perut ibunya melebar, maka bayinya perempuan
Sebetulnya mitos yang satu ini hampir selalu ada dalam sebuah kepercayan bangsa, walaupun tingkat kebenarannya 0%.

2. Jangan mengangkat tangan ke atas kepala untuk meraih telinga
Jika si ibu mengangkat tangan ke atas kepala, seolah-olah ingin menyentuh telinga, entah saat tidur maupun sehari-sehari, maka akan menyebabkan si anak terlilit tali pusarnya sendiri saat lahir.

3. Hindari melihat yang jelek-jelek
Seperti yang dijelaskan babycenter.com, jika seorang ibu hamil melihat orang jelek, gambar jelek, hewan jelek, atau apapun yang jelek-jelek, maka anaknya nanti akan buruk rupa.

4. Perdengari janin dengan musik
Ada anggapan pada masyarakat Hispanik bahwa jika ini tidak dilakukan, maka anaknya akan tuli.

5. Tidak boleh mandi berendam
Mandi berendam dipercaya oleh masyarakat Hispanik sebagai cara masuknya air kotor ke dalam kandungan, yang akan menyebabkan bayi cacat.

6. Makanlah banyak sekali buah-buahan
Jika seorang ibu hamil tidak makan banyak buah-buahan, maka kulit si bayi nantinya akan berwarna kotor dan gelap.

7. Turuti selalu ngidamnya si ibu
Jika ngidamnya seorang ibu hamil tidak dituruti, maka akan muncul noda hitam di puncak hidung si ibu setelah melahirkan.

Oleh: Mazhi

(vem/rsk)