Menyusui Sebabkan Baby Blues Syndrome, Benarkah?

Fimela diperbarui 07 Mar 2014, 10:33 WIB

Ladies, kita tentu berusaha memberikan ASI eksklusif untuk si buah hati di masa-masa awal tumbuh kembangnya ya. Nah, tahukah Ladies kalau ada yang mengatakan bahwa proses menyusui akan memicu si buah hati untuk menderita baby blues syndrome? Benar gak sih? Nah, daripada ragu-ragu, yuk simak ulasan berikut.

Melansir ulang dari co.winnebago.wi.us, memang tidak ada bukti khusus yang menyatakan bahwa baby blues syndrome diakibatkan oleh proses menyusui. Namun, Ladies sangat disarankan untuk menghindari air minum yang mengandung nitrat lebih dari 50 mg per liternya untuk menjaga kondisi kesehatan bayi.

Jadi, Ladies harus lebih hati-hati lagi ya dengan air minum kita sehari-hari. Pastikan kadar nitrat di dalamnya tidak melebihi batas.

Lebih-lebih sebuah penelitian sudah menemukan bukti bahwa ibu hamil yang mengkonsumsi air minum yang mengandung nitrat berlebih akan cenderung melahirkan baby dengan cacat fisik. Wah, kok bisa?

Yup, ini karena nitrat yang dicerna oleh ibu hamil akan menurunkan jumlah oksigen yang diperlukan oleh janin. Nah, karena kekurangan oksigen inilah, maka perkembangannya di dalam kandungan akan terganggu, yang nantinya dapat mengakibatkan cacat lahir.

Sekarang, solusi macam apa yang bisa dilakukan untuk mencegah hal ini?

Salah satunya, Ladies harus sebisa mungkin memastikan kalau air yang dikonsumsi setiap harinya tidak mengandung nitrat berlebih. Juga jangan mencoba untuk menghilangkan kandungan nitrat di dalam air dengan cara merebusnya.

Proses perebusan air ini tidak akan menghilangkan nitrat, bisa-bisa malah meningkatkan kandungan nitrat di dalamnya. Yup, merebus air hanya bisa menghilangkan bakteri yang ada di dalam air, tanpa bisa menghilangkan kandungan nitrat yang ada.

Kalau Ladies ingin lebih memastikan lagi, mencoba menghubungi dokter tidak ada salahnya ya. Semoga bermanfaat.

Oleh: Septia Ningrum

(vem/ver)
What's On Fimela