Apa Saja Efek Samping yang Ditimbulkan Imunisasi DPT? (I)

FimelaDiterbitkan 19 Maret 2014, 15:18 WIB

Setelah melakukan imunisasi DPT, ada berbagai efek samping yang mungkin terjadi pada tubuh Bunda. Apa saja efek samping tersebut?

Seperti dilansir dari pediatriconcall.com, sekitar 30-40% dari total seluruh vaksin DPT yang diberikan akan menimbulkan efek samping sebagai berikut:
- kesakitan;
- pembengkakan;
- kelesuan;
- anorexia (masalah pada nafsu makan);
- susah berjalan;
- demam;
- muntah-muntah;
- iritasi; dan
- menangis yang berlebihan.

Meskipun jarang ditemukan, apabila suntikan vaksin DPT ini cukup dalam hingga mencapai fasia profunda dapat menyebabkan kulit paha menjadi kemerah-merahan dan juga bengkak.

Terkadang, bekas bintil setelah disuntik vaksin DPT ini akan terus ada selama beberapa hari atau beberapa minggu. Bekas suntikan tersebut bisa menjadi lembut dan membentuk abses yang steril.

Apabila hal itu terjadi, Bunda tidak perlu khawatir. Bunda cukup mengobatinya menggunakan analgesik. Apabila di bagian tersebut muncul fluktuasi, abses tersebut bisa dikeluarkan.

Vaksin yang komponen pertusisnya tidak bersifat aseluler terkadang dapat menyebabkan efek samping yang cukup serius, berikut ini daftarnya:
- hiperpireksia (demam yang cukup tinggi dan abnormal);
- menangis dan berteriak secara berlebihan selama lebih dari 4 jam; dan
- konvulsi (tubuh berguncang tak terkendali), biasanya terjadi dalam kurun waktu 7 hari setelah disuntik.

Masih ada lagi Bun efek samping lain dari imunisasi DPT ini, simak di artikel berikutnya ya!


Oleh: Andrian Bayu Krisna

(vem/ver)

Tag Terkait