“Ganti Nama” Mitos Mengatasi Anak Sering Sakit

Fimela diperbarui 25 Apr 2014, 21:12 WIB

Bunda, Anda pernah mendengar ada suatu tradisi dimana jika seorang anak sering sakit dan jika sudah diobati tidak kunjung sembuh, maka si anak tersebut harus harus ganti nama? Hidup di Indoneisa memang tidak akan bisa lepas dari yang namanya tradisi dan budaya adat setempat, termasuk tradisi yang berbau pengobatan yang berkaitan dengan hal-hal mistis.

Dari dulu sampai sekarang masih saja ada yang mengaitkan antara penyakit yang diderita anak dengan sesuatu hal yang berbau mistis, termasuk cara penyembuhannya. Dijelaskan pada situs nationalgeographic.co.id, salah satu tradisi yang sampai saat ini masih ada yaitu mengganti nama si anak apabila anak sering mengalami sakit-sakitan yang tak kunjung sembuh.

Dalam budaya jawa mengganti nama sudah dilakukan oleh para nenek moyang, dengan beberapa sebab, mungkin disebabkan si anak yang terlalu bandel dan keras kepala, atau si anak dari sejak lahir terus sakit-sakitan, sehingga dianggap tidak sesuai menyandang nama tersebut.

Biasanya penggantian nama ini dilakukan tepat pada hari kelahirannya secara hitungan jawa serta diadakan selamatan untuk meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta meminta agar sang anak diberi kesembuhan setelah namanya diganti.

Percaya tidak percaya, namun setelah nama si anak diganti, penyakit yang diderita sang anak berangsur-angsur mulai sembuh dan jarang sekali mengalami kumat. Seperti dilangsir pada situs jpnn.com, orang jawa bilang kalau nama itu mengandung sebuah kekuatan, apabila si anak tidak kuat membawa nama yang diberikan oleh orang tuanya, maka si anak akan mengalami kejadian-kejadian yang aneh termasuk mengalami sakit-sakitan.

Oleh : Ismaya Indri Astuti

(vem/ver)
What's On Fimela