Tak Mampu Membayar Biaya Operasi Caesar, Ibu Ini Jual Rumah

Fimela diperbarui 20 Mei 2014, 14:00 WIB

Biaya operasi Caesar yang tinggi memang menjadi polemik tersendiri bagi masyarakat, terutama masyarakat yang keadaan ekonominya menengah ke bawah. Biaya operasi Caesar memang mematok harga yang fantastis, yakni bisa mencapai 5 kali lebih mahal dari proses persalinan normal.

Namun, ketika kehamilan seorang Bunda harus mengalami permasalahan atau komplikasi, mau tidak mau Bunda tersebut harus menjalani operasi Caesar untuk menyelamatikan nyawa bayi dan juga nyawanya. Tapi bagaimana jika Bunda tersebut tak memiliki biaya yang cukup?

Kisah memilukan datang dari seorang Bunda yang berdomisili di Kabupaten Bekasi. Menurut laman bekasiraya.com, ia harus menjual satu-satunya harta yang dimiliknya yakni rumah untuk membayar biaya operasi Caesar dan perawatannya. Angka yang harus dibayar memang sangat besar, yakni sebesar 50 juta rupiah.

Menurut laman ibuhamil.com dari salah satu forum diskusi yang dibuatnya, biaya operasi Caesar di Bekasi adalah berkisar 11 juta sampai dengan 30 juta rupiah. Namun, karena pasca operasi Caesar kondisi Ibu yang bernama Nurlindah ini sangat memburuk, ia harus berada di ruang ICU selama 13 hari.

Bayi Nurlindah dapat lahir dengan keadaan sehat, namun Nurlindah harus mengalami koma dan harus mendapatkan perawatan selama 16 hari, termasuk 13 hari di ICU. Karena itulah biaya rumah sakit yang harus ia bayarkan membengkak.

Ia telah menjual rumah yang merupakan satu-satunya harta berharga yang ia miliki. Namun karena biaya yang harus ia bayarkan terlalu besar, ia hanya mampu melunasi setengah biayanya.

Oleh: Ratna K.D

(vem/ver)