Tips Memberikan Protein Telur Bebek Pada Anak Tanpa Tercemar Racun Ovomunocoid

Fimela diperbarui 28 Agu 2014, 21:22 WIB

Anak-anak membutuhkan protein dalam tumbuh kembangnya, namun sayangnya ada beberapa anak yang memiliki alergi terhadap telur bebek (baik putihnya maupun kuningnya) yang notabene memiliki protein yang baik. Salah satu penyebab dari alergi tersebut adalah racun ovomunocoid yang menyebabkan timbulnya gatal, kemerahan, bengkak dan batuk. Oleh karena itu Anda membutuhkan tips memberikan protein telur bebek pada anak tanpa tercemar racun ovomunocoid berikut.

Seperti yang dilansir dari laman caritau12.blogspot.com cara pertama untuk menghilangkan ovomunocoid adalah dengan tidak memberikan anak telur bebek sama sekali, apalagi bagi yang berpotensi alergi pada putih telur.

Cara kedua dari laman ibadiri.wordpress.com adalah dengan tidak memberi anak telur bebek yang mentah, sebaiknya mulai biasakan memberi telur bebek yang benar-benar sudah matang.

Cara selanjutnya adalah, panaskan telur bebek pada suhu tertentu. Dalam suhu 80 derajat celcius 30 menit aktivitas ovomunocoid hanya hancur sebanyak 90% saja. Ini sebenarnya sudah baik tapi akan lebih baik lagi bila ovomunocoid benar-benar hilang kekuatannya. Caranya, panaskan telur bebek pada suhu 90 derajat celcius selama 15 menit.

Nah dengan mengikuti cara tersebut Anda pun tidak perlu khawatir lagi anak Anda akan kekurangan protein, apalagi dari telur bebek yang jumlah proteinnya sangat pas untuk proses tumbuh kembang anak. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Oleh: Yousika Nindiana

(vem/ver)
What's On Fimela