Hindari Asam Arachidonic, Perbaiki Asma Bronkial

Fimela diperbarui 30 Agu 2014, 10:23 WIB

Ladies, jika Anda menderita asma bronkial, Anda perlu menjaga pola makan lho! Hal ini perlu dilakukan agar asma tidak gampang datang menyerang.

Pasalnya, tidak jarang asma bronkial yang ditandai dengan penyempitan saluran pernafasan, pembengkakan selaput lendir, atau penimbunan lendir berlebihan pada organ pernafasan ini didalangi oleh makanan sembarangan. Nah, salah satu kandungan dalam makanan yang bisa menjadi pemicu peradangan saluran nafas ini adalah asam arachidonic.

Ada beberapa jenis makanan tertentu yang mengandung asam arachidonic, seperti kuning telur, kerang-kerangan, dan daging. Jadi, kurangilah konsumsi makanan tersebut agar tidak terjadi peradangan di saluran pernafasan Anda. Kadar asam ini juga ditemukan sangat tinggi dalam makanan-makanan cepat saji favorit Anda lho.

Terlebih lagi, dalam altmedicine.about.com, disebutkan bahwa asam arachidonic ini juga dapat diproduksi oleh tubuh kita sendiri. Waduh, repot juga ya kalau sudah begitu, Ladies.

Untungnya, level asam arachidonic ini dapat ditekan melalui peningkatan konsumsi lemak baik, yaitu asam lemak omega seperti EPA (eicosapentanoic acid) yang bisa diperoleh melalui minyak ikan, serta GLA (gamma-linolenic acid)dari minyak salah satu jenis bunga mawar, evening primrose.

Asam lemak omega tersebut dikemas dalam kapsul dan dijual di apotik, toko kesehatan, dan di berbagai toko online. Jika Anda tertarik membelinya, pastikan produk tersebut mengandung bahan aktif EPA dan DHA yang tertera dalam label kemasan.

Imbangi juga terapi asam omega ini dengan banyak-banyak konsumsi air putih untuk mengeluarkan sekresi serta menghindari makanan yang bisa memicu alergi dan peradangan. Selamat hidup sehat, Ladies.

 

Oleh: Adienda Dewi S.

 

(vem/riz)
What's On Fimela