Menekuni Hobi Bisa Menjadi Pekerjaan Terbaik

Endah Wijayanti diperbarui 22 Apr 2019, 11:16 WIB

Fimela.com, Jakarta Punya pengalaman suka duka dalam perjalanan kariermu? Memiliki tips-tips atau kisah jatuh bangun demi mencapai kesuksesan dalam bidang pekerjaan yang dipilih? Baik sebagai pegawai atau pekerja lepas, kita pasti punya berbagai cerita tak terlupakan dalam usaha kita merintis dan membangun karier. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Menulis April Fimela: Ceritakan Suka Duka Perjalanan Kariermu ini.

***

Oleh: Yang Nofiar Desmayani - Sukoharjo

Sebagai wanita yang cukup aktif, jelas saya bukan tipikal wanita yang hanya fokus di satu kegiatan saja. Setiap ada waktu luang, selalu saya isikan dengan kegiatan. Hal ini terbawa hingga sekarang, menyukai kegiatan keseharian (hobi) hingga menjadikannya sebagai profesi. Meski kini telah bekerja di sebuah kantor swasta, dua hobi yang tidak bisa saya tinggalkan, adalah menulis dan berenang. Jika disuruh memilih menekuni salah satunya saja, maka saya tetap menjalankan keduanya. Menulis dan berenang seakan sudah menyatu dalam diri saya.

Kesukaan saya membaca buku dan mengunjungi perpustakaan, menjadikan saya sebagai seorang penulis. Tapi jangan bayangkan saya sebagai seorang penulis yang sudah terkenal. Bukan, saya penulis yang masih belajar dan terus belajar akan dunia kepenulisan. Alhamdulillah saya bisa melihat dan menikmati hasil dari dua karya saya yang dibukukan dalam bentuk buku antologi dengan beberapa rekan penulis. Beberapa karya saya pernah dimuat di majalah mapun surat kabar, juga media online.

Di malam hari setelah istirahat bekerja hampir seharian, saya membaca dan menulis. Tentu bukan hal yang mudah, menghasilkan karya menulis di tengah-tengah kesibukan bekerja dan juga kebutuhan untuk cukup beristirahat. Namun, karena sudah sangat mencintai hobi menulis, saya menjalankannya dengan santai, tidak merasa terbebani. Dan dikarenakan saya tidak terikat kontrak kerja sebagai penulis, maka saya bisa lebih fleksibel mengatur waktu menulis. Intinya saya tetap bisa konsekuen untuk menjadi penulis.

 

 

2 dari 2 halaman

Menekuni Lebih dari Satu Hal

Ilustrasi./Copyright unsplash.com/@malaweung

Dan di antara aktivitas menulis, saya menekuni hobi berenang. Olahraga yang banyak menguras tenaga ini saya tekuni bermula karena saya sering mengalami sesak napas. Ketika mendapatkan informasi bahwa olahraga renang sangat dianjurkan bagi penderita sesak napas, maka saya pun memberanikan diri untuk mencobanya. Dan benar saja, setelah rajin berolahraga, sesak napas yang saya derita berangsur sembuh. Bahkan karena menyukai olahraga ini, saya pun menekuninya hingga kemudian di hari libur kerja, saya menjadi pelatih renang khusus perempuan dan anak-anak.

Menjalani 3 profesi, sebagai pekerja kantoran, sebagai penulis dan pelatih renang, memiliki banyak konsekuensi. Di antaranya adalah jika tidak hati-hati menjaga kondisi kesehatan, tentu kondisi badan akan drop dan memengaruhi aktivitas harian. Untuk menyiasatinya saya lebih banyak mengonsumsi makanan sehat dan minum vitamin. Dan berusaha memanfaatkan waktu yang ada untuk istirahat.

Bagi saya, menjadi wanita karier atau menjadi wanita yang produktif adalah sangat penting. Mengisi dengan banyak kegiatan yang positif memberikan banyak manfaat. Materi, kepuasan moral, pengetahuan, dan skill pun akan terus bertambah. Bahkan badan menjadi lebih sehat dan otak pun dipenuhi oleh pikiran yang positif. Karena itulah kunci keberhasilan karier bagi seorang wanita menurut saya adalah bisa me-manage segala sesuatunya dengan baik. Your career, it’s not what you achieve, it’s what you overcome. Believe it!