Sering Dilupakan, Selipkan Rencana Asuransi Pendidikan Sebelum Resmi Menikah

Wuri Anggarini pada 06 Sep 2019, 14:36 WIB

Fimela.com, Jakarta Kehadiran seorang anak dalam keluarga menjadi anugerah tersendiri yang jadi sumber kebahagiaan. Orangtua mana pun ingin buah hatinya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga rela mengeluarkan dana yang tak sedikit termasuk untuk pendidikannya.

Namun, biaya sekolah yang terus meningkat setiap tahunnya sering bikin kebanyakan orangtua baru ketar-ketir. Untungnya, kesadaran untuk menyediakan asuransi pendidikan pun terus meningkat demi jaminan masa depan anak. Yuk, kenali waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan asuransi anak yang satu ini.

Apa itu Asuransi Pendidikan?

Berbeda dengan tabungan pendidikan yang merupakan produk perbankan, asuransi pendidikan merupakan produk asuransi plus investasi yang ditujukan untuk persiapan dana pendidikan anak. Menariknya, di dalamnya juga terdapat manfaat proteksi jiwa seperti asuransi jiwa bagi nasabahnya sehingga jika orangtua meninggal atau cacat total, dana pendidikan yang sudah direncanakan akan tetap diberikan pada anak.

Siapkan Sebelum Menikah

Banyak yang menunda-nunda membeli asuransi pendidikan, toh anaknya masih kecil dan belum waktunya bersekolah. Pola pikir ini rupanya kurang tepat, lho. Justru, sebelum menikah bisa jadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan dana pendidikan untuk anak. Jangka waktu yang panjang membuat beban untuk mencicil pun jadi lebih ringan.

Jika dihitung-hitung, sekitar 6 tahun dari sekarang, anak akan mulai masuk Taman Kanak-Kanak lalu 3 tahun kemudian akan masuk ke SD hingga seterusnya sampai memasuki perguruan tinggi. Biaya sekolah yang makin tinggi ditambah kenaikan sekitar 18-20 persen per tahun tentunya membutuhkan sejumlah besar uang. Daripada khawatir tabungan tak cukup, sebainya persiapkan sejak dini biayanya lewat asuransi pendidikan.

Cara Kerja Asuransi Pendidikan

Menggunakan skema unit link, uang yang disetorkan sebagai premi asuransi pendidikan akan dikelola sebagai dana investasi. Nantinya, dana dapat dicairkan secara bertahap misalnya saat masuk TK atau SD tergantung pada jangka waktu yang dipilih. Pembayarannya pun dilakukan setiap bulan sesuai dengan masa kontrak yang disepakati.

Sebelum Membeli Asuransi Pendidikan

Walau penting, jangan sampai terburu-buru memilih produk asuransi untuk mempersiapkan pendidikan anak. Pahami betul detail asuransi pendidikan itu sendiri agar terhindar dari kesalahpahaman yang bisa terjadi di masa depan.

Selain itu, hitung secara detil kapan dan berapa dana yang dibutuhkan, mulai dari dana untuk masuk SD hingga perguruan tinggi. Jangan lupa untuk menyesuaikan kondisi keuangan dengan pilihan asuransi pendidikan, karena akan menjadi pengeluaran tetap bulanan dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Belum Terlambat

Bagaimana kalau sudah memiliki anak yang berusia beberapa tahun? Bukan berarti tidak bisa mempersiapkan dana pendidikannya, kok.

Walau waktunya cukup singkat, masih bisa membeli produk asuransi pendidikan yang bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang dimiliki. Jangan sampai memilih premi asuransi pendidikan dengan jumlah di atas kemampuan, yang dapat membuatmu mengalami masalah keuangan, bahkan membuat polis dinyatakan batal.

Jangan hanya memikirkan biaya keuangan untuk hari pernikahan, tapi lihat banyaknya kebutuhan rumah tangga yang butuh dana besar, termasuk biaya pendidikan anak. Jangan sampai menyesal, siapkan asuransi pendidikan sejak dini sebagai modal masa depan buah hati. (eth)

What's On Fimela