4 Ciri-Ciri Anak Terserang Masuk Angin Plus Cara Mengatasinya

Iwan Tantomi pada 29 Okt 2019, 15:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Orang tua mana yang tak khawatir saat buah hati tercinta terserang gejala penyakit. Kondisi seperti ini nggak boleh disepelekan Sahabat Fimela. Harus segera ditangani dengan langkah yang tepat dan jangan sampai terlambat. Salah satu jenis masalah kesehatan yang sering menyerang anak adalah masuk angin. Nah biar bisa melakukan tindakan preventif dan nggak jadi cemas atau khawatir, ketahui deh ciri-ciri buah hati mulai terserang masuk angin.

Tubuh Terasa Dingin

Jangan menyepelekan anak yang mengeluh kedinginan terus-menerus ya. Terlebih kalau suhu ruangan sebenarnya sedang biasa-biasa saja. Biasanya mereka akan minta diselimuti dan jadi tidak tahan di tempat yang sedikit berangin.

Demam

Menyambung dari poin pertama, rasa dingin yang muncul itu kemudian bakal direspon tubuh dengan meningkatkan suhu tubuh. Ini yang menyebabkan badan buah hati jadi terasa lebih panas apabila disentuh di bagian kening.

Kurang Nafsu Makan

Masuk angin bisa menyebabkan penurunan kondisi tubuh, sehingga dapat berdampak pada penurunan nafsu makan anak. Mereka cenderung menolak makanan apapun yang ditawarkan. Padahal justru saat kondisi seperti itu, asupan gizi harus tetap dijaga, kan?

Perut Kembung

Masuk angin juga dapat membuat perut terasa kurang nyaman karena aktivitas pencernaan yang terganggu. Akibatnya, perut jadi terasa begah, dan kembung.

Kalau ciri-ciri di atas dialami oleh buah hati, segera atasi dengan Tolak Angin Anak. Herbal halal ini mampu mengatasi masuk angin pada anak, yang biasanya ditandai dengan beberapa gejala, seperti meriang, pusing, mual, perut kembung dan tidak mau makan. Tolak Angin Anak diformulasikan khusus untuk anak-anak mulai usai 2 tahun, dengan komposisi dan dosis yang tepat untuk anak.

Selain itu, Tolak Angin Anak terbuat dari bahan herbal pilihan, seperti jahe, daun mint, adas, kayu ules, daun cengkeh, penurun panas alami, ditambah dengan madu. Menariknya lagi, setiap batch produksi Tolak Angin Anak telah melalui uji Quality Control sehingga bebas dari, Aflatoksin, Cemaran Microba, Logam Berat dan Pupuk, serta bahan haram melalui Tes DNA.

What's On Fimela
©instagram.com/tolakanginanakid

Tolak Angin Anak juga aman diminum buah hati sebelum atau sesudah beraktivitas, seperti bermain di luar rumah, berenang, saat bepergian, dan main air, sehingga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh anak. Adapun aturan minum Tolak Angin Anak, apabila buah hati masih berusia 1 tahun, Bunda bisa langsung meminumkan ½ sachet Tolak Angin Anak maupun dicampur ½ gelas air hangat lebih dulu.

Sementara jika buah hati berusia 2-6 tahun, Bunda bisa memberikan 1 sachet Tolak Angin Anak untuk diminum langsung, atau dicampur dengan ½ gelas air hangat lebih dulu. Berikan 3 sachet sehari Tolak Angin Anak sesudah makan, sampai kondisi buah hati membaik. Makanya, kalau anak masuk angin, Anak Pintar Minum Tolak Angin Anak.

Tag Terkait