Memahami Keringat dan Bau Badan yang Kerap Dialami

Nabila Mecadinisa diperbarui 31 Okt 2019, 20:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Keringat dan bau badan adalah kenyataan yang dihadapi oleh banyak orang. Biasanya, keringat berlebih dan bau badan dialami saat sedang melakukna olahraga, di saat suhu tubuh meningkat, atau di kala kamu mengalami persaan cemas, grogi, hingga stres.

Seperti yang dilansir dari Self.com, tubuh memiliki dua tipe keringat, dan keduanya sebenarnya tidak memiliki aroma tertentu. Namun seringkali, keringat yang terjadi pada area ketiak menimbulkan bau yang kurang sedap saat bertemu dengan bakteri.

Kejadian tak biasa terjadi saat berkeringat, di saat aroma keringat menimbulkan bau tak sedap, selain bakteri, hal lainnya bisa dikarenakan kondisi kesehatan. Gaya hidup dan juga home treatment biasanya dapat mengoptimalkan gejala terjadinya keringat secara berlebih dan meminimalisir terjadinya body odor.

Gejala:

- Kamu biasanya mulai berkeringat secara lebih dari biasanya

- Keringat mulai mengganggu aktivitas

- Mengalami keringat di malam hari tanpa mengetahui penyebabnya

- Menyadari perubahan aroma tubuh

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Mengenali dan memahami penyebab keringat

Sering Berkeringat di Malam Hari, Apa Penyebabnya? (5Second Studio/Shutterstock)

Kulit kita memiliki dua tipe keringat yakni eccrine dan apocrine. Eccrine biasanya terjadi di seluruh tubuh secara langsung. Sedangkan apocrine biasanya terjadi di area yang memiliki folikel rambut seperti ketiak. Di saat suhu tubuh meningkat, maka eccrine akan muncul ke permukaan kulit. Namun di saat suhu menurun, maka akan mulai berevaporasi. Cairan ini terdiri dari air dan garam.

Sedangkan Apocrine memiliki tekstur menyerupai susu dan muncul akibat faktor stres. Cairan ini sebenarnya tidak memiliki aroma, namun akan menimbulkan bau tak sedap di saat bertemu dengan bakteri.

Diagnosa:

Biasanya, dokter akan menanyakan tentang faktor medis. Biasanya akan ditemukan saat kita menjalani tes darah dan urin. Faktor kesehatan seperti infeksi, diabetes, atau tiroid dapat menjadi penyebabnya.

Treatment:

Jika kamu mengkhawatirkan tentang keringat dan body odor, makan solusinya cukup sederhana. Kamu bisa menggunakan deodoran antiprespirant.

Namun jika kamu memiliki masalah medis tertentu, maka harus diiringi dengan resep dari dokter yang memberikan obat untuk menangani masalah kesehatan tersebut.

 

#GrowFearless with Fimela

FIMELA FEST 2019 hadir kembali dengan berbagai talk show dan kelas inspiratif, 16-17 November 2019. Daftar untuk mengikuti berbagai kelasnya di sini.