Waktu dan Cara Terbaik untuk Mulai Membiasakan Anak Mengonsumsi Makanan Padat

Annissa Wulan diperbarui 22 Feb 2020, 17:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Ada banyak pertanyaan mengenai kapan waktu dan bagaimana cara terbaik untuk mulai membiasakan anak mengonsumsi makanan padat. Para ahli sepakat untuk merekomendasikan para orangtua memulainya dengan memberi anak sayuran terlebih dahulu dan hindari makanan apapun yang tidak enak.

Menurut Dr. Katherine Williamson, seorang dokter anak di Mission Hospital, anak yang usianya mendekati 6 bulan sudah boleh dibiasakan mengonsumsi makanan padat. Bersamaan dengan hal tersebut, pemberian ASI eksklusif harus terus berlangsung hingga setengah tahun pertama kehidupan bayi, karena pencernaan mereka masih terus berkembang dalam jangka waktu ini.

ASI memiliki banyak manfaat bagi anak, seperti melindungi mereka dari penyakit, mengatur berat badan, dan merupakan asupan nutrisi yang umum. Pemberian ASI juga baik untuk orangtua, karena dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, kanker payudara, kanker ovarium, dan hipertensi, seperti dilansir dari sheknows.com, Sabtu (22/2/2020).

 

 

2 dari 3 halaman

Bayi memiliki perkembangan masing-masing

Ilustrasi anak makan/copyright shutterstock By ucchie79

Sebelum terburu-buru membiasakan anak untuk mengonsumsi makanan padat, ingatlah bahwa bayi berkembang dengan kecepatan masing-masing, kamu sebagai orangtua tidak perlu tergesa-gesa. Bayi akan menunjukkan tanda-tanda mereka sendiri.

Tanda yang pertama adalah berat badan mereka telah meningkat, menunjukkan mereka sudah mampu untuk menerima makanan padat karena tubuh mereka mulai membutuhkan lebih banyak nutrisi. Tanda lainnya adalah mereka sudah bisa mengangkat kepala sendiri.

Hal lain yang bisa kamu perhatikan dari bayi adalah ketertarikan mereka terhadap makanan. Perhatikan bagaimana mereka bergerak ke arah sumber makanan ketika melihat orang lain makan.

Yang paling penting adalah perhatikan bagaimana reaksi bayi ketika pertama kali diberi makanan padat. Jika mereka memuntahkan makanan tersebut, jangan berkecil hati, karena ini adalah reaksi yang sangat umum dan akan berubah seiring waktu.

3 dari 3 halaman

Metode penyapihan anaka

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/ucchie79

Ingatlah untuk jangan pernah memaksa bayi untuk makan. Beri jeda waktu sampai mereka terbiasa mengonsumsi makanan padat, namun jika pola penolakan terhadap makanan terus berlanjut, konsultasikan segera dengan dokter anak.

Beberapa waktu lalu, metode menyiapkan makanan pure sangat digemari oleh para orangtua, karena mudah dibuat, disimpan, dan dicerna oleh bayi itu sendiri. Namun, sekarang ada metode penyapihan yang dipimpin oleh bayi itu sendiri, biarkan mereka membiasakan diri untuk makan dengan sendok, membuat pengalaman makan lebih interaktif.

Mereka bisa menyentuh makanan dan akhirnya memiliki hubungan dengan makanan itu. Pilihannya tetap ada pada bayimu, karena setiap bayi berbeda.

Yang harus diperhatikan ketika kamu memilih metode penyapihan yang dipimpin oleh bayi, pastikan makanan tersebut mudah untuk ditelan, agar bayi terhindar dari tersedak. Saat terbaik untuk mencoba penyapihan yang dipimpin oleh bayi adalah ketika mereka sudah bisa duduk sendiri dan mulai memasukkan tangan ke dalam mulut, ini biasanya berada di kisaran usia 7 sampai 9 bulan. Selamat mencoba!

#ChangeMaker