4 Pengganti Nasi yang Lebih Menyehatkan dan Bikin Kenyang Lama

Karla Farhana diperbarui 27 Feb 2020, 15:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Nasi merupakan makanan pokok sebagian besar orang Indonesia. Karena mengenyangkan, nasi menjadi favorit banyak orang. Namun sayang, Health Line menulis, nasi mengandung banyak kalori dan juga gula. Sehingga, kamu yang sedang berdiet disarankan untuk tidak mengonsumsi nasi. 

Tanpa nasi, asupan karbohidratmu akan berkurang. Tentu saja, mengonsumsi sayuran dan protein saja tidak akan membuatmu bertahan lama. Artinya, kamu akan merasa cepat lapar. 

Namun Sahabat Fimela tidak perlu khawatir. Karena, ada banyak pengganti nasi yang bisa kamu pilih. Selain mengenyangkan, kalori  pengganti nasi lebih sedikit. 

Quinoa

Merupakan biji-bijian yang biasa dijadikan pengganti nasi. Tidak mengandung gluten sama sekali, quinoa mengandung lebih banyak protein daripada nasi. 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Kembang Kol

kembang kol | unsplash.com/@mutzii

Bukan kol, tapi kembang kol. Bentuknya mirip dengan brokoli, namun kembang kol berwarna putih. Kembang kol mengandung jauh lebih sedikit kalor dibandingkan dengan nasi. Selain itu, kembang kol juga kaya akan vitamin dan serat. 

Kamu bisa mengukusnya setelah diparut hingga halus. Hasil kukusannya akan terlihat seperti nasi, namun memiliki tekstur yang lebih halus. 

Shirataki

Shirataki juga mulai populer sebagai pengganti nasi yang rendak kalori. Terbuat dari akar konjac, banyak orang Asia yang kini mulai beralih ke shirataki. Selain rendah lemak, shirataki ini mengandung banyak serat yang disebut glucomannan. 

Barley

 

Biji barley memiliki tekstur yang agak kasar seperti oats. Biji barley ini biasanya disebut biji jali di Indonesia. Mengandung kalori yang hampir sama dengan nasi, barley mengandung lebih banyak protein dan serat dibandingkan dengan nasi. 

Jadi, mana pengganti nasi yang ingin kamu coba? Namun, pastikan kamu juga menjaga asupan nutrisi lainnya seperti sayuran, buah, dan protein.