Virtual Reality Tourism Obati Rasa Rindu Traveling di Tengah Pandemi

Vinsensia Dianawanti diperbarui 08 Jun 2020, 07:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Pandemi virus corona membuat rencana traveling harus tertunda. Selama tiga bulan masa karantina, banyak orang merindukan betapa menyenangkan traveling di pertengahan tahun. Untuk mengobati rasa rindu tersebut, Travalal menghadirkan fitur terbaru.

Virtual Reality Tourism adalah sebuah alternatif pariwisata tanpa mobilitas. Inisiatif ini dibuat berdasarkan aturan kebijakan PSBB yang masih berlangsung di beberapa daerah sehingga tidak memungkin masyarakat melakukan traveling.

“Anjuran untuk tetap di rumah banyak disosialiasikan oleh banyak pihak. Semua orang pun kemudian mengalihkan kegiatan bekerja dari rumah (work from home), demi memutus rantai penyebaran virus COVID-19 ini. Sebagai akibatnya, kebosanan pun mulai melanda karena aktivitas hanya berada di dalam rumah. Hal ini kami sadari betul, makanya kami luncurkan situs virtual.travalal.com," ujar Joyo Diharjo, pendiri dan CEO Travalal.

Travalal mencoba mengurangi rasa rindu masyarakat akan traveling dengan meluncurkan produk virtual tour menggunakan teknologi video 360° serta live tour menggunakan aplikasi video conference. Travalal menyediakan berbagai macam pilihan destinasi wisata mancanegara maupun wisata nusantara. Tak ketinggalan, wisata religi pun dihadirkan melalui virtual umroh.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Mengobati rasa rindu traveling

ilustrasi traveling | pexels.com/@nurseryart

Joyo menuturkan bahwa melalui virtual reality tourism ini bisa mengunggah para pelaku industri pariwisata untuk melihat potensi bisnis di tengah pandemi. Selain itu, wisatawan juga dapat memiliki gambaran secara nyata tentang suatu destinasi wisata.

Bagi masyarakat Indonesia ini akan menjadi pengalaman baru dengan menjelajahi berbagai macam tempat wisata sembari tetap berada di rumah. Sementara ketika pandemi berakhir, ini akan menjadi kebiasaan baru untuk menikmati virtual tourism bagi wisatawan sebelum mengambil keputusan untuk pergi ke sebuah destinasi wisata.

Sama seperti ketika kita berkunjung ke tempat wisata, traveling virtual ini juga akan ditemani dan dibimbing oleh tour leader untuk memberikan penjelasan tentang paket wisata yang ditawarkan.

3 dari 3 halaman

Simak video berikut ini

#changemaker