Selingkuhan atau Suami Sendiri, Menurut Studi Perempuan Sering Menyalahkan yang Ini

Febi Anindya Kirana diperbarui 18 Jun 2020, 17:35 WIB

Fimela.com, Jakarta Selingkuh menjadi hal yang paling menyakitkan bagi siapa saja, namun cara menyikapi selingkuh antara laki-laki dan perempuan ternyata sangat berbeda.

Percaya atau tidak, nyatanya perempuan yang diselingkuhi akan lebih sering menyalahkan perempuan yang jadi selingkuhan daripada suaminya, dan ini bisa dibuktikdan dengan penelitian ilmiah.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Evolutionary Psychological Science menemukan bahwa mayoritas perempuan akan menyalahkan perempuan yang menjadi selingkuhan dibandingkan suaminya sendiri. Sedangkan pria yang diselingkuhi lebih sering menyalahkan pasangannya yang selingkuh.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Perempuan lebih sering menyalahkan perempuan

ilustrasi pasangan/copyright Shutterstock

Penelitian yang dilakukan di Cardiff Metropolitan University ini bertanya pada 21 pria dan 23 perempuan untuk menilai pesan teks yang dikirim melalui Facebook saat selingkuh dan menentukan siapa yang lebih bersalah.

Ada banyak alasan mengapa perempuan lebih benci si selingkuhan daripada suaminya sendiri. Dr Michael Dunn selaku ketua penelitian menjelaskan bahwa kemungkinan besar perempuan lebih cemburu pada perempuan lain atas dasar pandangan patriarki. Karena sejak dulu secara stereotipe pria dianggap lebih unggul dan perempuan lebih sering dipersalahkan, apalagi sebagai orang ketiga.

Meski tahu bahwa selingkuh adalah kesalahan suaminya, namun ternyata banyak perempuan lebih sering menyalahkan pihak ketiga. Secara tidak sengaja ternyata kita lebih sering menyalahkan perempuan lain, ladies.

3 dari 3 halaman

Cek Video di Bawah Ini

#ChangeMaker with FIMELA