Bunga Edelweis Jadi Antioksidan Alami untuk Atasi Penuaan Dini

Vinsensia Dianawanti diperbarui 17 Sep 2020, 12:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Bunga Edelweis selalu dikaitkan dengan cinta dan keabadian. Tempat penanaman yang tidak biasa, yakni di tebing curam atau pegunungan, membuat bunga Edelweis juga menjadi simbol dari kesetiaan.

Namun di balik makna puitis dari bunga Edelweis, ternyata ini memiliki manfaat bagi dunia kecantikan. Dilansir dari beberapa sumber, bunga edelweis memiliki manfaat sebagai anti penuaan dini alami.

Beberapa negara menggunakan bunga Edelweis sebagai obat tradisional untuk mengatasi sakit perut dan masalah pencernaan lainnya. Namun, dengan kandungan antioksidan tinggi yang dimilikinya menjadikan bunga Edelweis juga memiliki manfaat bagi kecantikan.

Biasanya, bunga Edelweis yang digunakan bukan tanaman yang diambil dari pegunungan. Melainkan tanaman Edelweis yang telah dibudidayakan sehingga tidak merusak kelestarian alam.

 

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Manfaat bunga Edelweis bagi kecantikan

Ilustrasi bunga Edelweis (Foto: Shutterstock)

Penasaran bagaimana bunga Edelweis bisa membawa manfaat anti penuaan dini pada kulit?

1. Melindungi dari radiasi ultraviolet

Sinar matahari menjadi penyebab terjadinya penuaan ini. Paparan sinar matahari memicu timbulnya garis halus, kerutan, dan bintik hitam. Ekstrak bunga Edelweis memiliki konsentrasi tinggi flavonoid dan asam fenolat yang membantu melawan kerusakan akibat UV.

2. Sifat anti penuaan

Bunga yang mengandung antioksidan akan melindungi kulit dari radiasi berbahaya. Teh yang dibuat dari ekstraksi bunga Edelweis tidak beracun. Justru ia memiliki sifat antipenuaan.

 

3 dari 4 halaman

3. Anti inflamasi

Ilustrasi bunga edelweis (Foto: Unsplash.com)

Bunga Edelweiss juga memiliki bahan aktif, seperti bisabolol, seskuiteren trisklik, kumain, dan lignan yang ada di akarnya. Fungsinya untuk mengatasi dermatitis dan retensi cairan.

4. Terapi stem cell

Meski belum umum dilakukan di Indonesia, sel induk tanaman Edelweis yang diekstrak menstimulasi sel induk kulit dan melindunginya dengan cara yang sama dengan cara tumbuhan ini mempertahankan diri dari kondisi iklim yang keras.

Ia memiliki konsentrasi tinggi asam Leontipodic A dan B yang memiliki sifat antioksidan. Kandungan ini ampu merangsang peningkatan produksi asam hialuronat dan mencegah degradasi kolegan. Sehingga mengurangi munculnya garis halus dan kerutan.

4 dari 4 halaman

Simak video berikut ini

#changemaker