Tumbuh Dewasa tanpa Ibu Membuatku jadi Perempuan Sulung yang Lebih Tegar

Endah Wijayanti diperbarui 19 Nov 2020, 14:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Seorang ibu menjadi sosok yang paling istimewa di hati kita. Saat menceritakan sosoknya atau pengalaman yang kita miliki bersamanya, selalu ada hal-hal yang tak akan bisa terlupakan di benak kita. Cerita tentang cinta, rindu, pelajaran hidup, kebahagiaan, hingga kesedihan pernah kita alami bersama ibu. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories November 2020: Surat untuk Ibu berikut ini.

***

Oleh: Trasnawangsasi

Aku hampir lupa bagaimana wajah ibu. Beliau sudah meninggalkanku sejak 20 tahun yang lalu, saat aku masih di bangku kuliah awal. Rasanya hanya sebentar saja ibu di dunia ini, bahkan aku tidak sempat membalas budi baiknya.

Aku harus membuka album untuk mengingat kembali wajah ibu. Lekukan garis dan senyuman indahnya. Hanya saja aku tak akan pernah lupa dengan apa yang beliau tanamkan sejak aku kecil bahkan sejak aku dalam kandungan hingga aku jadi seperti ini.

Ibuku adalah ibu rumah tangga yang mempunyai hati lembut dan tulus, yang selalu mengajarkanku tentang kebaikan kepada sesama dan pentingnya menjaga kejujuran dan hidup penuh kebersyukuran. Hingga saat ini aku seperti itu meski beliau sudah lama meninggalkanku. Ibu mengajariku untuk bertingkah laku sopan dan beradab baik kepada siapa saja.

2 dari 2 halaman

Belajar Lebih Bertanggung Jawab

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/miya227

Meski berat ketika beliau meniggalkanku dan hampir semua beban tanggung jawabnya dilimpahkan kepadaku sebagai anak sulung, jujur aku sangat tidak siap saat itu dengan tanggungan adik-adikku yang berjumlah tiga orang dan masih sekolah semua serta bapak yang sakit-sakitan. Aku menjadi lebih tangguh, lebih mengerti kehidupan yang tak selamanya berpihak kepadaku, lebih bisa mengontrol diri dan bebas tanpa menjadi liar.

Kepada ibu yang ada di sana, terima kasih sudah mengandungku selama sembilan bulan dengan penuh kasih, melahirkanku dengan taruhan nyawamu dan membesarkanku dengan ketulusanmu sebagai seorang ibu. Semoga Tuhan membalas kebaikan ibu dengan surga dan selalu memberimu kebahagiaan di sana. Aku sebagai putrimu telah menjadi wanita dewasa yang tangguh dan mandiri serta lembut seperti seoorang wanita karenamu. Ibu, jasamu tidak akan pernah terganti. Aku mencintaimu.

#ChangeMaker