Dukungan dan Akses Pengembangan Program Kementerian Perindustrian untuk Kemajuan IKM di Indonesia

Wuri Anggarini pada 15 Des 2020, 15:37 WIB

Fimela.com, Jakarta Jumat, 4 Desember 2020 merupakan ujung tombak puncak acara Graduation  dan Awarding Night Creative Fest 2020 yang diselenggarakan oleh Bali Creative Industry Center di bawah naungan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian. Creative Fest 2020 sebagai penutup dari program pengembangan bagi IKM dan Desainer yang selama ini berjalan secara Virtual. Tantangan yang menjadi penghambat program belum menyurutkan tekad dan komitmen Pemerintah terutama Kementerian Perindustrian untuk terus mendorong para IKM dan Desainer untuk berkarya dan mengembangkan produk dan usahanya.

Wabah Covid-19 akan terus ada hingga tahun-tahun mendatang, namun Kementerian Perindustrian akan terus menyokong para IKM dan Desainer dengan berbagai cara dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk terus mengembangkan usaha IKM di Indonesia. Tahun ini adalah tahun ke 6 terlaksananya program Bali Creative Industry Center di bawah naungan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian. Kementerian Perindustrian terus berupaya mendorong Produk Kreatif yang memiliki nilai kearifan lokal untuk terus berkembang, yuk kenalan dengan mereka.

2 dari 6 halaman

Wh Shoes

Wh Shoes merupakan usaha kriya berasal dari Bali yang memproduksi Tas, Dompet, dan Sandal berbahan dasar Kulit Sapi dengan proses Ukir dan Lukis motif Ornamen Bali yang dilakukan secara  Handmade. Wh Shoes berusaha untuk dapat memberdayakan para seniman Bali terutama anak muda yang memiliki potensi. Wh Shoes memproduksi beberapa produk fashion kulit seperti Tas Kerja, Ransel, Dompet, dan Sandal, dengan fokus target konsumen wanita. Wh Shoes merupakan salah satu brand IKM binaan BCIC yang mengikuti program Inkubator Bisnis Kreatif tahun 2020.

Saat ini WH Shoes dijalankan oleh generasi kedua yaitu I Putu Wahyu Dwinata Js yang  mampu mengembangkan usahanya hingga ke berbagai pameran seperti Jakarta Fashion Week dan Jogja Fashion Week. Usaha ini di dirikan tahun 2005 dan berawal dari banyaknya tenaga yang memiliki keahlian seni lukis di PHK karena BOM Bali I, Wh Shoes merasa tergerak untuk bisa membantu mereka, Akhir nya Wh Shoes didirikan dengan memproduksi sandal lukis untuk dapat mempekerjakan sebagian dari mereka yang telah di PHK.

Produk Wh Shoes bisa diperoleh melalui berbagai platform online shop meliputi Shopee, Bukalapak dan Tokopedia. Wh Shoes juga melayani order melalui whatsapp dan Instagram official Wh Shoes @whbali_.

Ditengah wabah Covid-19, Brand Wh Shoes mengikuti kelas inkubator Bisnis selama 3 bulan sejak September - November dengan materi, diskusi kasus, dan evaluasi tugas lapangan. Dari program ini, IKM banyak mendapat manfaat terutama memperbaiki manajemen usaha, pengelolaan produksi, penguatan strategi menghadapi wabah Covid-19, dan kesempatan presentasi di hadapan Investor.

3 dari 6 halaman

Tenun Tugu Mas

(c) Tenun Tugu Mas

Tenun Tugu Mas merupakan usaha tenun lurik ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) yang berlokasi di Yogyakarta. Usaha Tenun Tugu Mas dirintis pada tahun 2005 dan masih bertahan sampai saat ini. Dengan perjalanan usaha yang begitu lama, kualitas menjadi andalan utama Brand Tenun Tugu Mas yaitu dengan menggunakan material pilihan dari benang sutera dan katun dengan standar premium. Lingkup pemasaran dan distribusi produk sudah menyebar ke seluruh Indonesia mencakup Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Tenun Tugu Mas juga merupakan salah satu brand IKM binaan BCIC melalui program Inkubator Bisnis Kreatif 2020. Saat ini, usaha Tenun Tugu Mas dijalankan oleh generasi kedua yaitu Nurina Lestarianingrum seorang lulusan S1 Kehutanan Universitas Gajah Mada. Selain itu, Brand Tenun Tugu Mas yang dibawa oleh Nurina mendapat predikat Terbaik III dalam Program Inkubator Bisnis Kreatif BCIC tahun 2020.  

Tenun Tugu Mas bermula dari keindahan kain tradisional Indonesia. Pemilihan ide memproduksi kain tenun lurik juga dimaksudkan untuk mengangkat citra lurik sebagai warisan budaya Yogyakarta yang perlu untuk dilestarikan dan diperkenalkan di pasar nasional maupun internasional. Sistem pemasaran yang dilakukan yaitu melalui pemasaran offline (outlet, bazar, pameran) dan online (Instagram, WhatsApp). Tenun Tugu Mas memiliki harapan besar melalui usaha ini jika nantinya dapat berkembang, kedepannya dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar untuk tetap berkarya dan berkreasi. Brand Tenun Tugu Mas dapat ditemukan melalui Instagram resmi Tenun Tugu Mas di @karumtenun_lurik.

4 dari 6 halaman

SylvieRomy MathArt and Design

(c) SylvieRomy MathArt and Design

SylvieRomy MathArt and Design merupakan produk yang menyuarakan “The Magnificent of Islamic Art” melalui implementasi Islamic Geometric Pattern (Mathematical Art) ke dalam berbagai desain produk kriya dan fesyen dengan sentuhan modern. Sylvie Arzkiany Salim & Romy Rahmana mengedukasi customer melalui implementasi mathematical Art/Islamic Geometric Pattern pada produk-produk elemen interior. Sentuhan desain, kreativitas dan inovasi baru dengan menghadirkan pattern yang dilengkapi rumus geometri “how to make this pattern” yang melekat pada desain produknya. Usaha ini berlokasi di Jakarta dan didirikan pada tahun 2014. Brand SylvieRomy MathArt and Design merupakan salah satu peserta program Inkubator Bisnis Kreatif BCIC tahun 2019.  

Brand ini bisa dijangkau melalui Instagram resmi SylvieRomy MathArt and Design di @sylvieromy. Ditengah wabah Covid-19, Brand SylvieRomy mengikuti program Coaching Inkubator Bisnis Kreatif di tahun 2020 selama kurang lebih 5 bulan. Dari program ini, banyak manfaat yang diperoleh terutama dalam hal manajemen usaha, pengelolaan produksi, penguatan strategi menghadapi wabah Covid-19, dan lainnya.

5 dari 6 halaman

Zie Batik

(c) Zie Batik

Zie Batik merupakan usaha yang bergerak di bidang industri batik warna alam yang berlokasi di Gunungpati Kota Semarang. Zie Batik memproduksi kain batik, fashion ready to wear, dan produk turunan lainnya. Design batik yang dibuat merupakan perpaduan antara batik klasik dengan kontemporer sehingga dapat dipakai generasi millenial dan pekerja profesional. Selain menjual produk, Zie Batik juga membuka kelas membatik dan wisata edukasi batik warna alam. Saat ini jangkauan pemasaran zie batik meliputi Jawa, Bali, dan Singapura. Zie Batik tergerak untuk membantu para ibu-ibu dan petani untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui proses membatik. Selain itu, juga memberdayakan masyarakat pesisir serta para petani untuk membudidayakan tanaman warna alam.

Usaha Zie Batik dirintis pada tahun 2014 dan sudah berjalan cukup lama. Keunggulan Zie Batiuk adalah kualitas dan penggunaan pewarna yang ramah bagi lingkungan. Brand Zie Batik juga merupakan salah satu brand IKM binaan BCIC yang mengikuti program Inkubator Bisnis Kreatif 2020 dan berhasil menjadi 10 Brand terbaik dalam program tersebut. Zie Batik mendapat kesempatan mempresentasikan bisnisnya di hadapan Investor dan salah satu investor yang mengikuti pitching tersebut menyatakan ketertarikannya. Hal ini menunjukkan bahwa Brand Zie Batik memiliki potensi berkembang di masa depan. Brand Zie Batik bisa dijangkau melalui Instagram resmi Zie Batik di @ziebatik_semarang.

6 dari 6 halaman

Silmaa

(c) Silmaa

Silmaa merupakan usaha modest fashion tenun untuk para wanita, khususnya wanita karir yang di dirikan pada tahun 2013 di Bandung oleh Fadli Machda. Silmaa mengedepankan design yang simple, elegan dan berkelas serta berbahan premium, sehingga produk Silmaa dapat dikenakan pada saat formal maupun semiformal. Koleksi utama Brand Silmaa adalah outerwear yang memudahkan para wanita untuk terlihat etnik elegan dan beraktifitas baik saat kerja, acara formal maupun hangout. Dengan berkembangnya pasar, Silmaa juga menyediakan beragam modest fashion tenun mulai dari blus, tunik, rok, dress hingga kemeja.

Brand Silmaa Berawal orang tua yang membangun dari hobi, dan ingin melestarikan tenun Indonesia. Silmaa terus menginovasi fashion tenun untuk mengikuti zaman, sehingga mulai ditawarkan dan masuk kurasi di marketplace fashion seperti zalora dan hijup, dan kemudian terus mengembangkan image tenun bagi dalam produk dan sosial media agar orang Indonesia bangga menggunakan fashion tenun.

Brand Silmaa juga merupakan salah satu brand IKM binaan BCIC yang mengikuti program Inkubator Bisnis Kreatif 2020. Brand Silmaa dapat ditemukan melalui Instagram official Brand Silmaa @silmaatenun.