Patah Hati di Usia 30an Bukan Akhir Segalanya, Ini 5 Alasannya

Endah Wijayanti diperbarui 26 Mar 2021, 11:35 WIB

Fimela.com, Jakarta Apakah semakin bertambah usia, kita akan terhindar dari pengalaman patah hati? Benarkah semakin dewasa, kita sudah tidak akan pernah lagi disakiti oleh orang kita cintai? Kenyataannya pada usia 30an pun yang dianggap sebagai usia yang sudah dewasa, masih banyak di antara kita yang merasakan patah hati.

Yang masih berupaya mencari cinta sejati pada usia 30an bisa mengalami patah hati saat cintanya bertepuk sebelah tangan. Ada juga yang baru membangun hubungan baru di usia 30an tapi ternyata pasangan yang dicintai malah menduakan hati. Belum lagi dengan yang masih harus jatuh bangun dalam merangkai cinta baru di usia 30an. Patah hati bisa dialami oleh siapa saja, termasuk yang sudah berusia 30an tapi bukan berarti pengalaman itu adalah akhir dari segalanya.

1. Hidup akan Terus Berlanjut

“In three words I can sum up everything I've learned about life: it goes on.”― Robert Frost

Saat kita berusia 20an banyak hal baru yang kita alami. Banyak pengalaman baru yang kita lalui. Tak semuanya indah, bahkan mungkin lebih banyak pengalaman yang memberi pelajaran yang sangat keras. Semua itu menghadirkan pemahaman yang lebih kuat bahwa hidup akan terus berlanjut. Patah hati yang kita alami saat ini memang membuat hidup kita sempat terpuruk, tapi pada akhirnya hari-hari masih terus berlanjut, dan kita pun mau tak mau tetap harus melanjutkan hidup.

2. Ada Kekuatan Baru dari Setiap Pengalaman Pahit yang Berhasil Dilalui

Menginjak usia 30 tahun, kita seakan mendapat sudut pandang baru. Kita mungkin masih merasa berjiwa muda, tapi bukan berarti kita akan terus bersikap kekanak-kanakan. Sudah banyak pengalaman pahit yang kita lalui. Patah hati, putus cinta, dan pengalaman pahit dalam percintaan mungkin sudah kita rasakan lebih dari sekali. Dari itu semua, di titik ini kita makin menyadari bahwa selalu ada kekuatan baru yang kita peroleh setiap kali kita berhasil melewati pengalaman pahit.

2 dari 2 halaman

3. Kita Selalu Punya Cinta untuk Dibagikan

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/PRImageFactory

Meski mungkin hati kita baru saja remuk karena dikhianati atau mengalami kegagalan dalam sebuah hubungan, selalu ada cinta yang tersimpan dan masih kita miliki. Kita masih bisa berbagi cinta untuk orang-orang yang selalu ada dalam hidup kita. Serta, yang tak kalah penting adalah kita pun masih punya cinta untuk diri sendiri. Kita masih punya pilihan untuk lebih mencintai diri sendiri dan menjalani hidup dengan langkah yang lebih tegar ke depan.

4. Selalu Ada Pilihan untuk Menemukan Sisi Baik dari Setiap Hal

“It hurts to let go, to say goodbye for the final time and remain distant in your closure, it may even tear your heart out to the point of insanity; but somehow in it all you find the pieces of your worth and you start creating yourself again, and in that journey of transformation you find the essence of what truly matters, inner happiness. It's life, we all fall at some stage but it's up to you, to decide how long you want to stay there.”― Nikki Rowe

Setiap hari, setiap waktu, kita selalu berproses. Pengalaman hidup yang kita dapat selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pendewasaan diri. Walau tak selalu mudah, tapi kita bisa selalu menemukan sisi baik dari setiap hal, termasuk dari pengalaman patah hati. Dari pengalaman patah hati yang kita dapatkan saat ini, kita akan lebih berhati-hati dalam menata perasaan. Serta lebih bijak dalam hal cinta dan perasaan.

5. Cinta Selalu Hadir dengan Kejutannya Sendiri

“There's a flow to life... You win, you lose. People come, people go. There are smiles, there are tears. It's a cycle we don't control the details of; only how we respond... And in this cycle of change, I have noticed that there is a clearing of space, which I sometimes view as things falling apart, that comes before something great happens.”― Steve Maraboli

Dunia masih berputar. Segalanya pun masih akan datang silih berganti, bergiliran satu sama lain. Bila saat ini kita mengalami patah hati, maka yakin saja akan ada sesuatu yang lebih indah ke depannya. Cinta yang lebih indah bisa hadir dengan kejutannya sendiri. Jadi, tak perlu terlalu nelangsa saat di usia 30an masih merasakan yang namanya patah hati.

Semoga hatimu segera pulih. Semoga jiwamu bisa semakin kuat. Hidup masih akan terus berjalan, dan hidup ini hanya sekali kita jalani jadi jadikan waktumu lebih bermakna lagi ke depannya. 

#ElevateWomen