Kucing Versus Anjing, Mana yang Lebih Tenang Dipelihara di Rumah?

Iwan Tantomi diperbarui 01 Mei 2021, 07:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Sulit untuk menghindari perdebatan antara pecinta kucing dan anjing. Sama rumitnya dengan perdebatan antara tim bubur diaduk atau dimakan langsung, tak sedikit yang membandingkan mana yang lebih tenang di rumah, kucing atau anjing.

Hal ini dianggap penting oleh calon pemilik anabul saat mempertimbangkan lokasi hunian, tetangga, atau toleransimu pada suara berisik. Kalau mencari hewan peliharaan yang lebih tenang, kucing adalah pilihan yang tepat.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Alasan Kucing Lebih Tenang

credit via shutterstock

Seberapa keras suara anjing atau kucing, ini bisa dijadikan pertimbangan saat berada di hunian yang padat penduduk, memiliki bayi atau anak kecil, hingga lebih menyukai suasana yang tenang. Kucing dianggap jadi pilihan yang lebih tepat dibandingkan anjing yang suka menggonggong. Tapi anabulmu pun memiliki kepribadian, kebutuhan, dan keinginan yang dibagikan pada pemiliknya lewat cara berkomunikasinya yang unik, baik tipe suara yang berbeda atau bahasa tubuhnya.

3 dari 5 halaman

Respon Pada Lingkungan

credit via shutterstock

Suara kucing sering muncul sebagai respon pada lingkungannya. Jika ingin memiliki anabul, perhatikan bagaimana caramu menghabiskan banyak waktu bersamanya. Hewan peliharaan yang dekat dengan manusia biasanya lebih cerewet, begitu juga saat tinggal bersama hewan lainnya yang terkadang lebih berisik saat bermain atau bertengkar.

4 dari 5 halaman

Ras Tertentu

credit via shutterstock

Tahukah kamu kalau ada 71 ras kucing yang diakui oleh The International Cat Association? Setiap rasnya punya keunikan masing-masing, termasuk suaranya. Jangan hanya fokus memilih jenis tertentu hanya karena penampilannya saja, tapi juga sifatnya.

Kucing Siam misalnya dikenal sangat cerewet dan mampu membuat banyak suara, dari meong bernada tinggi hingga terdengar seperti bayi menangis. Begitu juga ras Burmese, Japanese Bobtail, dan Tonkinese yang sering mengekspresikan dirinya dengan suara yang keras.

5 dari 5 halaman

Bantu Adaptasinya

credit via shutterstock

Kucing dikenal cukup sulit beradaptasi dengan lingkungan barunya. Wajar jika anabulmu mungkin akan membuat banyak suara saat dibawa ke rumah karena dipicu oleh rasa stres dan takut. Perkenalkan pada hunianmu dengan perlahan, misalnya membawa barang yang familiar dengan aromanya dan habiskan banyak waktu bersamanya untuk membantu menenangkannya.

Memilih makanan kucing yang tepat juga penting untuk membantunya tetap sehat dan happy. Pilih yang mengandung nutrisi tepat dan seimbang, seperti Muezza. Hanya menggunakan bahan-bahan alami, prosesnya melibatkan ahli gizi dan teknologi modern untuk menghasilkan cat food yang berkualitas.

credit: Muezza

Bukan hanya sehat, Muezza pun terjamin halal dengan sertifikasi yang didapat dari The Central Islamic Committee of Thailand. Kini, pemilik kucing bisa lebih leluasa mengurus hewan peliharaannya, dari memegang dry food dan memberikannya secara langsung, mencuci peralatan makannya di tempat cuci piring, hingga mencari lokasi penyimpanan makanannya.

Ada 4 varian rasa Muezza yang bisa disesuaikan dengan selera anabulmu, seperti Ocean Fish Flavor, Salmon Flavor, Mackerel Flavor, dan yang jadi best seller, Tuna Flavor. Tersedia di Shopee dan Tokopedia, segera beli cat food sehat dan halal ini untuk bantu jaga kesehatan kucing. [eth]

Beli Muezza di Shopee 

Beli Muezza di Tokopedia 

 

Tag Terkait