Penelitian Membuktikan, 8 Alasan Inilah yang Memicu Seseorang Selingkuh

Febi Anindya Kirana diperbarui 17 Mei 2021, 15:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Selingkuh karena alasan apa pun tentu tak akan bisa diterima dalam sebuah hubungan cinta yang melibatkan dua orang sebagai pasangan. Namun tetap saja, beberapa pihak rentan melakukannya karena berbagai alasan.

Telah banyak penelitian yang menemukan berbagai macam kemungkinan alasan yang menjadi pemicu seseorang memutuskan untuk selingkuh.

Salah satu penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Sex & Marital Therapy tahun 2021 menemukan bahwa ada delapan alasan utama mengapa seseorang selingkuh: kemarahan, menginginkan harga diri, kurangnya cinta, lemahnya komitmen, tidak adanya variasi, pengabaian, hasrat seksual, dan situasi-kondisi yang mendukung.

2 dari 2 halaman

Alasan seseorang selingkuh

ilustrasi pasangan bahagia/Photo by Juan Vargas from Pexels

Meskipun kebanyakan perselingkuhan melibatkan hubungan seksual, namun selingkuh sendiri sebenarnya jarang yang hanya mementingkan kebutuhan seks sebagai alasan utama. Penelitian menyebutkan, alasan paling kuat seseorang selingkuh adalah karena ia merasakan semacam keterikatan emosional dengan selingkuhannya akibat kurangnya rasa cinta dan sering diabaikan oleh pasangannya sendiri. Dan alasan ini dirasakan baik pada perempuan maupun laki-laki.

Dari 495 orang yang terlibat sebagai sampel dalam penelitian ini, sekitar dua pertiga peserta (62,8%) mengaku mengungkapkan rasa sayangnya kepada selingkuhannya ketika ia tak mendapatkan cinta yang cukup di dalam hubungan cintanya yang nyata dengan pasangan sebenarnya.

Jadi, jika mulai merasa memiliki perasaan-perasaan dari delapan alasan pemicu selingkuh di atas, sebaiknya bicarakan langsung secara serius dengan pasangan ya, Sahabat Fimela.

#ElevateWoman with Fimela