Kesulitan Vino G Bastian Main di Film Hari yang Dijanjikan

Syifa Ismalia diperbarui 19 Mei 2021, 06:24 WIB

Fimela.com, Jakarta Vino G Bastian ikut bermain di film terbaru garapan Fajar Bustomi yang berjudul Hari yang Dijanjikan. Dalam film tersebut, dia berperan sebagai kepala keluarga bernama Puji.

Vino G Bastian mengaku tidak banyak mengalami kesulitan dalam film ini, hanya saja dia merasa sangat kelelahan harus beradegan lari di sepanjang jalan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Adegan sulit itu capek lari di kuningan disuruh sama si Fajar. Mana panjang banget, nggak pakai masker. Selebihnya aman sih karena waktu pertama kali ditawari dan membaca skripnya, saya langsung suka dan bilang, mau main di film ini," kata Vino G Bastian saat preskon virtual, beberapa waktu lalu.

2 dari 4 halaman

Film OTT yang Digarap Serius

Vino G. Bastian (Deki Prayoga/bintang.com)

Di satu sisi, Vino G Bastian mengatakan meski ini adalah film yang hanya tayang di OTT, namun mereka membuatnya semaksimal mungkin seperti film layar lebar.

"Fajar nganuin kamera dahsyat. Persiapan OTT kayak layar lebar, dari situ pemain jadi mikir 'oh sutradara serius jadi kita harus kita serius'. Apalagi udah lama nggak syuting jadi semangat lagi karena orang film dampaknya berasa banget dengan pandemi," katanya.

"Di awal pandemi, Syuting aja nggak bisa, OTT ini sangat membantu film maker untuk bekerja. Kita berharap bioskop bisa kembali lagi dan kita tunjukkan karya-karya. Tapi platform ini juga jadi obat, untuk nggak patah semangat," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Tentang Film

Vino G. Bastian. (Foto: Dok. Instagram @vinogbastian__)

Film yang tayang sejak 12 Mei di Klik Film ini bercerita tentang keluarga yang mengalami kesulitan finansial akibat pandemi Covid-19, sangat related dengan keadaan saat ini.

Fajar Bustomi yang dipercaya untuk menjadi sutradara film Hari yang Dijanjikan mengungkapkan, sangat senang bisa menyutradarai film ini. "Kesempatan seperti ini, jarang terjadi, di mana sutradara dikasih kebebasan. Apalagi, semua cast yang terlibat di film ini, sangat mendukung. Ini, mungkin bukan film tentang pandemi yang pertama. Tapi, kalau yang pertama tayang di Indonesia, mungkin ya. Karena, setahu saya, ada beberapa sutradara yang mengabadikan pandemi ini juga," ujarnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut

Tag Terkait