Belum Bisa Melepaskan Seseorang yang Membuat Hati Patah, Harus Bagaimana?

Endah Wijayanti diperbarui 05 Jun 2021, 12:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Saat baru patah hati, rasanya kita menjadi orang yang paling merana dan menderita di dunia. Mungkin orang lain akan menganggap kita berlebihan saat merasa terpuruk ketika hati kita baru dipatahkan oleh seseorang. Namun, pada kenyataannya mengalami patah hati tidak pernah membuat kita baik-baik saja.

Kita sudah tahu pasti bahwa seseorang itu membuat hati kita patah, tapi kenapa rasanya sulit untuk merelakan dan melepaskannya? Kenapa mengikhlaskan seseorang yang sudah jelas-jelas membuat hati kita patah masih sulit juga? Walau tak ada solusi praktis dan cepat untuk hal itu, tapi ada beberapa cara yang bisa kita coba lakukan untuk bisa move on. 

1. Terima Semua Kesedihan yang Ada

Tak apa untuk merasa bersedih dan berduka. Izinkan dirimu untuk menerima semua perasaan yang campur aduk itu. Di fase ini, kamu akan terbantu untuk memproses segala kerumitan yang ada di pikiranmu. Menerima semua emosi yang hadir ini akan memudahkanmu untuk memaafkan banyak hal dan merelakan semua yang sudah tak ada lagi di dalam genggaman.

2. Curahkan Perasaan pada Sahabat Terpercaya

Kehadiran sahabat yang menemani dan menghibur memang bisa jadi penyembuh terbaik di kala kita sedang mengalami patah hati. Pada satu titik kita mungkin kehilangan cinta, tapi kita masih bisa merasakan lebih banyak cinta dari orang-orang terdekat yang selalu ada untuk kita di setiap suka dan duka. Tak ada salahnya untuk mencurahkan hati dan perasaan pada sahabat yang kamu percaya. Setidaknya dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan suntikan energi dan semangat baru agar tidak terpuruk terlalu lama dalam kesedihan.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

3. Menjaga Jarak dengan Dia yang Telah Menyakitimu

Ilustrasi./Copyright pexels.com/@d-ng-nhan-324384

Caranya bisa dengan memblokir nomor kontaknya dan berhenti mengikuti akun media sosialnya. Semua benda atau barang yang berkaitan dengan sosoknya ada baiknya disingkirkan juga. Bukan berarti kamu harus langsung membenci sosoknya. Hanya saja penting sekali untuk memberi dirimu sendiri ruang untuk bisa segera lepas dari kesedihan. Hatimu masih rapuh, jadi kamu butuh jarak dan ruang untuk dirimu sendiri selama beberapa saat. 

4. Salurkan Energi dan Waktumu untuk Prioritas yang Lebih Penting

Menyibukkan diri sendiri bisa menjadi sebuah cara yang cukup efektif untuk membantumu merelakan dia yang telah mematahkan hatimu. Sudahi semua harapan kosong. Jika dia memang tak mencintaimu, maka tak perlu terlalu memaksakan diri untuk menahannya tetap bersamamu. Justru ini jadi momen untukmu agar lebih peka dengan prioritas hidup yang lebih penting. Kerahkan energi dan waktu untuk hal-hal yang lebih penting dan berharga dalam hidup. 

5. Memaafkan Diri Sendiri

Kadang kita menyalahkan diri sendiri karena terlalu cepat jatuh cinta atau terlalu cepat berharap. Maka, untuk bisa kembali membuka lembaran baru, perlu kelapangan hati untuk memaafkan diri sendiri. Tidak semua yang terjadi ini salahmu. Seseorang yang telah membuat hatimu patah memang tak layak untuk diperjuangkan. Jadi, bukan salahmu bila dia memilih untuk pergi darimu. Justru mungkin ini adalah yang terbaik untuk hidupmu.

Semoga hatimu bisa segera membaik, ya. Semoga ada kelapangan dan ketenangan yang bisa kamu rasakan saat ini. Yakinlah ada cinta yang lebih tepat dan lebih indah untukmu, serta ada seseorang yang akan memperjuangkanmu dengan ketulusan cintanya suatu hari nanti.

#ElevateWomen