Mengenal Istilah Paraben-free yang Sering Ditemukan pada Skincare

Fimela Reporter diperbarui 01 Nov 2021, 14:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Sebagai pengguna skincare, kerap kali kita menemukan istilah paraben-free yang diklaim pada produk. Seperti namanya, paraben-free merupakan istilah yang berarti bebas dari paraben. Hal ini berarti produk skincare tersebut tidak menggunakan dan mengandung paraben di dalamnya. 

Paraben merupakan bahan kimia yang telah digunakan sejak tahun 1920-an. Dikutip dari healthline.com, penggunaan paraben secara lanjut digunakan oleh industri kecantikan, untuk memperpanjang masa waktu penggunaan produk. Kandungan ini akan memperlambat tumbuhnya jamur dan mikroorganisme lainnya pada produk kecantikan. 

Namun, meskipun bahan kimia ini memiliki kemampuan untuk memperpanjang masa produk, paraben dapat berdampak negatif pada kesehatan. Pemakaian paraben pada skincare dalam jangka waktu yang berkepanjangan akan berpengaruh pada kesehatan. Ketahui mengapa produk paraben-free menjadi opsi terbaik dan jenis paraben yang harus dihindari. 

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Mengapa paraben berbahaya?

Paraben dapat menimbulkan dampak negatif bagi hormon esterogen dalam tubuh (pexels.com/cottonbroi)

Paraben merupakan bahan kimia yang dapat meniru hormon esterogen dalam tubuh. Terlepas dari gender, paraben dapat menganggu jalannya keseimbangan hormon esterogen pada tubuh kita. Hal ini akan berdampak terhadap sistem reproduksi dan menyebabkan disrupsi.

Dikutip dari ewg.org, disrupsi hormon ini jika terjadi dalam waktu yang lama, akan berpotensi memicu sel kanker, terutama kanker payudara pada wanita. Meskipun dipakai dalam dosis rendah, paraben tetap dapat memicu tumbuhnya gen sel kanker, sehingga meningkatkan sel kanker payudara. 

Tidak hanya itu, paraben juga memiliki potensi untuk menimbulkan iritasi dan alergi pada wajah. Pemakaian dalam jangka panjang pada kulit sensitif akan berpotensi menimbulkan dermatitis dan eczema.

3 dari 4 halaman

Paraben-free baik untuk lingkungan

Bahan kimia paraben dapat mengganggu jalannya ekosistem laut (unsplash.com/Thomas Vimare)

Tak hanya berbahaya bagi kesehatan, bahan kimia paraben dapat merusak ekosistem lingkungan. Pada saat kita membersihkan kulit dari kosmetik atau produk yang mengandung paraben, di situlah bahan kimia akan menyebar pada lingkungan. 

Menurut skinkraft.com, kandungan paraben dapat mencemari perairan. Hal ini pun berdampak kepada ekosistem laut, di mana paraben dapat membahayakan makhluk laut. Aktivitas estrogenicnya dapat menimbulkan disrupsi pada ekosistem laut. 

Maka dari itu, penggunaan produk paraben-free pun harus kita terapkan. Hal ini tidak hanya menyelamatkan dirimu dari masalah kesehatan, tetapi juga menyelamatkan lingkungan dari bahaya paraben. 

4 dari 4 halaman

Jenis paraben yang harus dihindari

Ketahui jenis paraben yang harus dihindari (pixabay.com)

Paraben secara umum dapat kita temukan pada produk-produk kecantikan seperti skincare dan riasan wajah. Ketahui jenis paraben yang harus dihindari pada produk-produk kecantikan: 

  • Methylparaben
  • Ethylparaben
  • Propylparaben
  • Butylparaben
  • Isopropylparaben
  • Isobutylparaben
  • Benzylparaben

 

Penulis: Meisie Cory

#Elevate Women