Kisah Tragis Hiu Putih yang Mati dan Ditinggalkan di Taman Margasatwa Terbengkalai

Hilda Irach diperbarui 29 Okt 2021, 15:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Warga Australia kini tengah dihebohkan dengan sebuah gerakan yang dibuat untuk menyelamatkan hiu putih berukuran lima meter yang ditemukan terbengkalai di sebuah taman margasatwa terlantar.

Hiu putih bernama Rosie tersebut ditinggalkan di tangkinya di Taman Margasatwa Wildlife Wonderland Victoria, Australia, sejak tahun 1998. Semasa hidupnya Rosie memiliki kisah yang tragis.

Dilansir Daily Star, Rosie pertama kali ditangkap pada tahun 1998. Rosie sengaja dibunuh dan diawetkan untuk dipajang di akuarium besar. Tubuh Rosie dikirim ke Taman Margasatwa di Bass Victoria untuk sementara.

Namun, suaka margasatwa tersebut ditutup pada tahun 2012 oleh Departemen Keberlanjutan lantaran masalah kesejahteraan hewan. Kini, tubuh Rosie yang diawetkan ditinggalkan sendirian di tangkinya.

 
What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Kondisi terkini Rosie dalam tangki

Nasib Rosie, hiu putih berakhir tragis setelah dibunuh dan diawetkan kemudian ditinggalkan sendirian dalam taman margasatwa terbengkalai di Australia. (Facebook/Rosie The Shark).

Pada awal Februari lalu, YouTuber Luke McPherson mengunggah video penampakan Rosie yang terbengkalai di tangkinya.  McPherson mengatakan, udara yang menguap dari tangki Rosie sangatlah buruk sehingga ia hanya bisa bertahan di sana selama beberapa menit saja.

"Asapnya sangat buruk sehingga Anda tidak bisa bertahan lebih dari satu menit di ruangan itu, formaldehida pasti telah menguap," ujarnya dikutip dari Mirror.

"Tangki itu besar dan dalam kondisi buruk, dengan kerangka logam berkarat dan panel kaca pecah serta sampah dibuang ke dalamnya." Lanjutnya.

3 dari 4 halaman

Gerakan penyelamatan Rosie

Nasib Rosie, hiu putih berakhir tragis setelah dibunuh dan diawetkan kemudian ditinggalkan sendirian dalam taman margasatwa terbengkalai di Australia. (Facebook/Rosie The Shark).

Video yang diunggah oleh McPherson tersebut langsung menarik perhatian dunia. Warganet sontak membuat gerakan penyelamatan Rosie lewat unggahan ‘Save Rosie The Shark’ di Facebook agar jasad Rosie ditempatkan di tempat yang lebih baik.

Selain itu, gerakan ini dibuat agar jasad Rosie tidak disalahgunakan oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Pasalnya, banyak warga sekitar yang melaporkan, bahwa beberapa orang asing tampak berusaha memecahkan tangki Rosie.

“Banyak orang asing masuk ke area taman dan berusaha memecahkan tangka Rosie. Kaca tangki memiliki ketebalan 7,5 cm, warga sekitar percaya para penyusup menggunakan palu besar untuk memecahkan kaca,” tulis Save Rosie The Shark di salah satu postingannya.

Retakan besar pada tangka mulai terlihat, dan cairan berbahaya berupa formaldehida mulai menyeruak keluar dari tangki.

4 dari 4 halaman

Berhasil dipindahkan ke Crystal World

Nasib Rosie, hiu putih berakhir tragis setelah dibunuh dan diawetkan kemudian ditinggalkan sendirian dalam taman margasatwa terbengkalai di Australia. (Facebook/Rosie The Shark).

Gerakan penyelamatan Rosie ini pun berhasil. Kini, Rosie dipindahkan dari Wildlife Wonderland ke Crystal World & Prehistoric Journey Exhibitions. Detik-detik evakuasi Rosie disiarkan secara langsung oleh akun Facebook Shane McAllister pada (21/2/2019).

Pada saat itu seorang karyawan Crystal World, Shane McAllister, mengatakan kepada The Mail: “Untuk membawanya kembali dan benar-benar menampilkannya kepada orang-orang adalah kesempatan sekali seumur hidup dan saya sangat diberkati dan bangga menjadi bagian dari hal tersebut."

Trent Hooper, yang mendirikan Halaman Facebook Save Rosie the Shark, juga menambahkan kegembiraannya. "Ia hampir dihancurkan dan dibuang," katanya.

"Ini hasil yang luar biasa. Australia bersatu untuk menyelamatkan Rosie dan menjadikannya rumah selamanya di Crystal World."

 

#Elevate Women