Tips Pakar Cuci Baju Baru sebelum Dipakai

Annissa Wulan diperbarui 22 Feb 2022, 07:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Apakah kamu juga selalu mencuci baju baru sebelum benar-benar dipakai? Secara teori, baju itu mungkin baru, tapi ada kemungkinan bahwa baju itu pernah dicoba oleh orang lain sebelum kamu beli.

Menghilangkan iritasi kulit

Baju baru seringkali dirawat dengan berbagai bahan kimia yang bisa mengiritasi kulit. Sebagian besar perusahaan menggunakan urea-formaldehida untuk meningkatkan tekstur berbagai kain dan mengurangi kerutan pada baju.

Jika kamu memiliki kulit sensitif, bahan kimia yang digunakan bisa mengiritasi dan menyebabkan ruam. Jika kamu tidak mencuci baju baru sebelum memakainya, pewarna juga bisa menyebabkan kamu mengembangkan dermatitis kontak alergi, yang merupakan reaksi terkait sistem kekebalan terhadap alergen yang telah mengiritasi kulit, seperti dilansir dari byrdie.com.

Selain itu, ruam juga bisa muncul setelah kulit terpapar bahan kimia tertentu dan kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa minggu.

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Baju baru lebih bekas dari yang kamu pikirkan

Kamu harus mencuci baju baru sebelum benar-benar dipakai, ini tipsnya.

Baju baru di manapun kamu membelinya, biasanya telah disentuh oleh banyak tangan sebelum menjadi milikmu. Ini terutama berlaku untuk baju bekas. Jika kamu khawatir mencuci baju di tempat cuci, cucilah sendiri.

Menurut para pakar, untuk mensterilisasi apapun, semakin panas airnya, semakin baik. Virus bisa hidup lebih lama di tempat baju, keranjang, dan kardus.

Sinar UV adalah disinfektan yang hebat dan sinar matahari adalah sumbernya, jadi keringkan baju di bawah sinar matahari selama beberapa jam. Sebelum mencuci baju, pastikan juga kamu memperhatikan label dan bahan bajunya.

Intinya, kamu sangat disarankan untuk mencuci baju baru sebelum dipakai. Selamat mencoba, Sahabat FIMELA!