Demi menjaga keselamatan, Ini Dia Tips Berkendara dengan Aman

Fimela Reporter diperbarui 03 Mar 2022, 14:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Rasa ngantuk saat menyetir atau berkendara termasuk menjadi salah satu faktor yang dapat mengganggu keamanan ketika bepergian. Rasa ngantuk pada pengemudi dapat disebabkan kondisi tubuh yang tidak sehat, kurang beristirahat, atau kelelahan akibat jarak perjalanan yang ditempuh. Rasa ngantuk bahkan bisa semakin parah apalagi sang pengemudi sudah berada dibawah pengaruh obat. Jika sahabat fimela sudah mulai merasakan ngantuk saat sedang menyetir, ada baiknya untuk segera menepi dan istirahat. Nah, berikut ada beberapa tips berkendara dengan aman yang bisa kamu coba.

1. Makan secukupnya

Rasa ngantuk cenderung akan datang jika perut dalam kondisi kosong. Oleh sebab itu, sebaiknya sahabat fimela segera berhenti sejenak untuk makan. Tapi pastikan kamu juga tidak makan terlalu kenyak karena akan membuat kamu semakin mengantuk.

2. Lakukan peregangan

Penyebab rasa ngantuk saat berkendara bisa juga karena kurangnya kadar oksigen di dalam tubuh. Untuk mengatasi hal itu sahabat fimela bisa melakukan peregangan 10-30 menit. Dengan bergerak aktif, oksigen yang dibutuhkan oleh pembuluh dara, otak, serta otot akan kembali tercukupi alhasil rasa ngantuk pun perlahan akan hilang.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

3. Minum kopi

Minum kopi / copyright shutterstock

Kafein dapat membantu menjaga kesadaran tubuh, tapi perlu diingat efek kefein ini tidak muncul secara singkat setelah dikonsumsi. Kurang lebih butuh waktu sekitar 30 menit sampai efeknya terasa.

 

4. Mengunyah permen karet

Mengunyah permen karet katanya dapat menurunkan kadar hormon stress yang akan membuat perasaan menjadi lebih tenang. Selain itu, mengunyah permen karet bisa merangsang pergerakan otot di wajah yang akan meningkatkan aliran wajah keseluruh tubuh. Hal ini diyakini bisa membuat sahabat fimela lebih konsentrasi saat berkendara.

Beberapa hal di atas bisa kamu lakukan saat berkendara agar sahabat fimela tidak gampang ngantuk dan selamat sampai tujuan.

Ditulis: Adjeng Dwi Fitriani