WHO Ungkap Penyebaran Omicron Siluman BA.2 yang Lebih Menular Terus Meningkat di Banyak Negara

Hilda Irach diperbarui 11 Mar 2022, 20:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengungkapkan penyebaran subvarian Omicron BA.2 atau yang dijuluki Omicron Siluman terus meningkat di banyak negara.

Maria Van Kerkhove, Pimpinan Teknis Covid-19 WHO mengungkapkan subvarian Omicron BA.2 yang lebih menular daripada BA.1 ini telah mendominasi di seluruh dunia. Dan kemungkinan akan menjadi lebih umum.

“BA.2 yang lebih mudah menular daripada BA.1 telah meningkat dalam beberapa minggu terakhir di seluruh dunia,” ujarnya selama sesi tanya jawab yang disiarkan langsung di platform media sosial WHO, selasa (8/3/2022), dikutip Health Liputan6.com.

Meskipun demikian, belum dapat diketahui apakan subvarian Omicron ini dapat menginfeksi orang yang terkena versi sebelumnya dari strain Omicron.

Hingga kini, WHO masih memantau penyebaran subvarian Omicron BA.2 di negara-negara yang mengalami peningkatan pesat dan penurunan tajam dalam kasus Omicron.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Tingkat Keparahan Infeksi Tidak Jauh Berbeda

Kasus Omicron Siluman BA.2 terus meningkat secara global menurut WHO. (pexels/annashvets).

Lebih lanjut, Van Kerkhove menambahkan bahwa tingkat keparahan infeksi Omicron Siluman ini tidak jauh berbeda dibandingkan subvarian lainnya. Omicron tidak membuat orang sakit seperti varian alfa dan delta, meskipun menyebar lebih cepat.

Menurut peneliti di Denmark, BA.2 dilaporkan 1,5 kali lebih menular daripada BA.1. Bahkan bisa menginfeksi orang yang sudah divaksinasi dan booster.

Namun, orang yang divaksinasi lengkap lebih kecil kemungkinannya untuk menyebarkannya daripada yang tidak di vaksinasi. Van Kerkhove mengatakan vaksin Covid-19 tetap sangat efektif untuk mencegah keparahan dari infeksi Covid-19.

3 dari 3 halaman

Belum Diketahui Apakah Bisa Menginfeksi Ulang

Kasus Omicron Siluman BA.2 terus meningkat secara global menurut WHO. (pexels/gustavo fring).

Sementara itu, Dr. Abdi Mohamud, Manajer Insiden Covid-19 WHO mengatakan belum diketahui apakah BA.2 dapat menginfeksi kembali orang yang sebelumnya terinfeksi Omicron BA.1.

Akan tetapi sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa dua pertiga orang yang tertular Omicron BA.2 mengatakan bahwa mereka pernah mengidap Covid-19 sebelumnya.

 

#Women for Women