Mencuri Raden Saleh, Pembuktian Angga Dwimas Sasongko Terhadap Skepik di Industri Perfilman Indonesia

Rivan Yuristiawan diperbarui 21 Agu 2022, 10:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Sutradara Angga Dwimas Sasongko kembali menghadirkan karya untuk para penikmat film di Indonesia. Tak sekedar hiburan, film Mencuri Raden Saleh yang akan tayang mulai 25 Agustus 2022 mendatang juga dijadikan Angga Dwimas Sasongko sebagai ajang pembuktian terhadap sikap skeptis publik terhadap perfilman Indonesia.

Ya, sebelum tayang serentak di bioskop, film Mencuri Raden Saleh sudah lebih dulu melakukan special screening pada 17 Agustus 2022 kemarin di beberapa kota di Indonesia. Respon yang muncul di publik khususnya di sosial media pun kemudian terbilang positif karena warna baru yang ditawarkan film yang dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan tersebut.

Bagi Angga Dwimas Sasongko, film Mencuri Raden Saleh merupakan bukti jika sineas di Indonesia tak hanya terbatas memproduksi film-film dengan genre yang itu-itu saja.

"Sederhananya, kalau kita selama ini skepik kita bikin film itu-itu aja, nggak. Dengan 6 orang (pemain) yang muda, kru yang masih muda, film ini berusaha membuktikan ke depannya batasannya cuma imajinasi, bahwa kita bisa bikin apapun yang mau kita bikin," ungkap Angga Dwimas Sasongko saat Gala Premier film Mencuri Raden Saleh di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

2 dari 3 halaman

Bangga

Gala Premier film Mencuri Raden Saleh (foto: istimewa)

Memang, sejak jauh-jauh hari film Mencuri Raden Saleh sudah memproklamirkan diri sebagai film heist action yang terbilang jarang ada di Indonesia. Bercerita tentang aksi perampokan yang dilakukan gerombolan anak muda yakni Piko (Iqbaal Ramadhan), Ucup (Angga Yunanda), Fella (Rachel Amanda Aurora), Gofar (Umay Shahab), Sarah (Aghniny Haque), dan Tuktuk (Ari Irham) terhadap lukisan bersejarah karya Raden Saleh yang berada di Istana Presiden.

Meski terbilang genre yang tak biasa dan dibintangi oleh sejumlah nama muda, namun pada akhirnya Angga Dwimas Sasongko bisa berbangga jika film karyanya itu bisa mendapat respon positif dari masyarakat.

"Saya nggak bisa cari kata-kata lain selain bangga sama semua yang terlibat. Ini film bareng-bareng yang kita sayang banget dan selama saya memproduksi ini, satu hal yang kita pegang, semua orang yamg terlibat disini suaranya terdengar karena ini juga film mereka juga," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Dukungan

Gala Premier film Mencuri Raden Saleh (foto: istimewa)

Semangat Angga Dwimas Sasongko itu pula yang akhirnya membuat OT Group melalui salah satu produknya yakni Fullo memutuskan untuk terlibat memberikan dukungan terhadap produksi film Mencuri Raden Saleh. Lewat karakter-karakter yang ada di film tersebut, Harianus Zebua selaku Head of Corporate and Marketing Communication OT Group menilai jika film produksi Visinema Pictures itu memiliki kesamaan target audience dengan produk yang mereka bawa.

"Genre horor atau romansa percintaan adalah genre yang sudah biasa kita saksikan pada film-film nasional kita. Kami tertarik dengan film Mencuri Raden Saleh ini karena berani tampil beda atau unik. Jadi selain persamaan target audiens, kami juga melihat semangat kreatifitas yang sama dengan produk kami yang juga mengomunikasikan brand-nya menggunakan karakter unik seperti yang ditampilkan melalui 6 karakter dalam film ini," katanya.