Cara Mencuci Baju Thrift dalam Beberapa Langkah Sederhana

Fimela Reporter diperbarui 28 Nov 2022, 16:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Baju thrift telah menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Baju thrift yang dibeli di toko barang bekas atau garage sale dapat menawarkan penawaran yang luar biasa dan untuk alasan yang bagus, membeli pakaian bekas bisa menjadi cara yang baik untuk menghemat uang. Selain itu, dapat menemukan pakaian unik yang tidak dapat ditemukan di toko tradisional.

Toko barang bekas adalah tempat yang tepat untuk menemukan pakaian yang terjangkau, tetapi kamu mungkin bertanya-tanya apakah pakaian tersebut telah dicuci dengan benar sebelum diletakkan di rak. Dalam kebanyakan kasus, toko barang bekas tidak mencuci baju sebelum menjualnya.

Namun, mereka biasanya menyortir pakaian berdasarkan jenisnya (misalnya celana, kemeja, dll.) dan kemudian memeriksanya apakah ada noda atau kerusakan lainnya. Pakaian yang masih bagus kemudian diletakkan di lantai penjualan. Saat kamu membeli baju thrift, penting untuk membersihkannya dengan baik sebelum memakainya.

Dilansir dari thespruce.com dan blog.douhave.co, memberikan tips-tips mudah untuk mencuci baju thrift favorit kamu untuk mengurangi paparan bakteri, jamur, dan serangga berbahaya yang mungkin menyertainya.

2 dari 3 halaman

Cara mencuci baju thrift

Beberapa cara mencuci baju thrift. Credits: pexels.com by cottonbro

Baca label perawatan

Bahkan sebelum kamu membeli pakaian tersebut, bacalah label perawatannya. Label akan memberi tahu kandungan serat kain dan instruksi pembersihan. Jika labelnya hilang dan kamu tidak dapat hidup tanpa barang tersebut, kamu bisa pergi ke tempat laundry untuk mengetahui bagaimana cara membersihkannya.

Label perawatan juga akan memberi tahu apakah barang tersebut dapat dicuci atau harus dicuci kering. Jika barang tersebut diberi label "dry clean only", biayanya mungkin tidak sebanding. Namun, sebagian besar pakaian berlabel "dry cleaning recommended" dapat dicuci dengan tangan. Barang terstruktur apa pun seperti mantel atau jas harus dicuci kering dan tidak dicuci di rumah.

Dry clean jika diperlukan

Barang-barang yang bertanda "dry clean only" harus dibawa ke laundry sebelum memakainya, walaupun terlihat bersih. Jika ada noda pada pakaian, tunjukkan ke binatu dan beri tahu mereka bahwa kamu tidak tahu apa penyebabnya. Sebagian besar pembersih dapat dengan cepat menentukan apakah noda dapat dihilangkan.

Cuci dengan tangan

Mencuci dengan tangan adalah cara paling aman untuk membersihkan pakaian bekas yang bisa dicuci pertama kali. Jika label pada pakaian mengatakan "wash separately before wearing," kamu biasanya dapat mengharapkan transfer pewarna dan lunturnya warna. Mencuci dengan tangan akan membantu menghilangkan sisa pewarna, tetapi pastikan untuk memeriksa air bilasan.

Jika warna tertinggal di dalam air, lanjutkan mencuci item secara terpisah atau dengan warna serupa. Mungkin diperlukan beberapa kali pencucian untuk menghilangkan kelebihan pewarna dan mencegah kerusakan pada kain lainnya.

3 dari 3 halaman

Menghilangkan noda dan mencerahkan kain

Jika barang bekas yang dapat dicuci memiliki noda, hilangkan secepat mungkin. Credits: pexels.com by cottonbro

Jika barang bekas yang dapat dicuci memiliki noda, hilangkan secepat mungkin. Gunakan penghilang noda berbasis enzim dan usapkan ke area yang ternoda dengan jari atau sikat berbulu lembut. Biarkan penghilang noda bekerja setidaknya 10 menit sebelum mencuci sisa pakaian.

Untuk memutihkan dan mencerahkan kain yang bisa dicuci, campurkan pemutih berbahan dasar oksigen dengan air dingin mengikuti petunjuk pada label. Rendam pakaian dan biarkan terendam setidaknya selama empat jam (semalaman tidak apa-apa), lalu cuci seperti biasa.

Sanitasi pakaian (jika diinginkan)

Mencuci atau mengeringkan pakaian biasanya akan menghilangkan serangga atau bakteri yang tertinggal di kain, terutama jika mengeringkannya dengan mesin pengering otomatis bersuhu tinggi. Tetapi jika ingin menambahkan lapisan sanitasi lain, tambahkan pembersih cucian ke beban sebelum dicuci.

Ikuti praktik pencucian standar

Seperti pakaian baru dan favorit lama, ikuti rutinitas mencuci untuk menghilangkan noda, menyortir pakaian berdasarkan warna dan jenis kain, menggunakan deterjen cucian berbasis enzim, memperhatikan suhu air, dan menggunakan siklus mesin cuci dan pengering yang tepat.

Menghilangkan bau yang kuat

Sebagian besar pakaian vintage dan bahkan baju thrift dapat memiliki bau yang menyengat dari parfum, produk pembersih beraroma, atau tempat penyimpanan yang apek. Jika bau tetap ada setelah pakaian dicuci, rendam pakaian semalaman di wastafel atau ember berisi air hangat dan 1 cangkir soda kue sebelum dicuci lagi.

Tambahkan 1 cangkir cuka putih suling   ke dalam siklus bilas untuk membantu menghilangkan residu detergen atau pelembut kain di serat yang mungkin menahan aroma. Biarkan pakaian yang baru dicuci mengering dengan sendirinya di tempat yang berangin dan berikan tes hirup terakhir sebelum dipakai.

 

*Penulis: Sri Widyastuti.

#WomenForWomen