Mengenal Risk First untuk Menemukan Produk Investasi yang Tepat Jelang Resesi Ekonomi 2023

Vinsensia Dianawanti diperbarui 24 Nov 2022, 18:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Kondisi ekonomi global yang sedang memburuk serta melonjaknya presentase inflasi membuat masyarakat mulai khawatir akan kondisi ekonomi di Indonesia. Meski belum terjadi, tidak sedikit masyarakat yang mulai bersiap untuk menghadapi kemungkinan terburuk, yakni resesi ekonomi di 2023.

Ketidakpastian ekonomi seperti ini mendorong masyarakat untuk semakin mencari produk investasi apa yang tepat. Menurut data dari UOB ASEAN Consumer Sentiment Study pada 2022 menunjukkan responden cenderung meningkatkan tabungannya untuk dana darurat. Hal ini dikarenakan 70% dari responden merasa Indonesia mungkin mengalami resesi dalam enam bulan ke depan.

Menanggapi hal tersebut, UOB Indonesia menghadirkan solusi finansial yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan hadirnya UOB Wealth Fair 2022. Diselenggarakan di Gandaria City mulai 24-27 November 2022, UOB ingin masyarakat dapat mengoptimalkan investasi yang dilakukan untuk mempersiapkan masa depan.

Di event ini pula, masyarakat bisa mulai mengenal produk investasi apa saja yang tepat digunakan melalui pendekatan Risk First. Melalui pendekatan ini, masyarakat bisa memahami risiko dari sebuah produk investasi sebelum mempertimbangkan imbal hasil. Sehingga masyarakat dapat meraih peluang pasar berdasarkan tingkat risiko dan keterjangkauan.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Risk First

Cara menemukan produk investasi yang tepat jelang resesi ekonomi 2023 (UOB Indonesia)

“Kami senang dapat meluncurkan UOB Wealth Fair 2022 ini sehingga dapat membantu para nasabah mencapai tujuan finansial mereka dengan menghadirkan sejumlah produk dan layanan kekayaan (wealth management) bagi para nasabah. Di UOB Indonesia, kami memahami kebutuhan finansial para nasabah dan kami menawarkan kepada mereka solusi yang sesuai untuk mengoptimalkan portofolio kekayaan para nasabah," kata Vera Margaret selaku Wealth and Retail Liabilities Product Head UOB Indonesia.

Berdasarkan ACSS 2022, 65 persen responden di Indonesia melakukan investasi untuk mencapai kemandirian finansial, sementara 64 persen responden berencana mengalokasikan dana mereka untuk mempersiapkan masa depan bagi orang-orang tercinta. Dengan pendekatan Risk First ini, UOB akan membantu masyarakat dengan mengetahui perjalanan mereka mencapai tujuan finansial.

 

3 dari 3 halaman

Mengenal investasi sejak usia 15 tahun

UOB Wealth Fair 2022 yang diselenggarakan selama empat hari ini akan menghadirkan berbagai talk show keuangan bagi para nasabah. Menampilkan para pakar kekayaan, wirausahawan, dan profesional yang akan berbicara seputar berbagai topik seperti wanita dan investasi, investasi untuk generasi milenial, investasi berkelanjutan, serta cara untuk mencapai kebebasan finansial.

Selain itu, para nasabah juga dapat turut serta dalam kegiatan-kegiatan menarik di acara tersebut seperti basketball arcade, Virtual Reality (VR), games, mini golf, live music, dan juga menikmati kudapan di wealth lounge. Juga akan ada tur pendidikan yang diperuntukkan bagi anak-anak berusia enam tahun hingga remaja berusia 15 tahun pada acara tersebut yang bertujuan mengajari anak-anak tersebut terkait pentingnya menabung dan merencanakan tujuan untuk masa depan.