5 Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Bayi Baru Lahir

Mimi Rohmitriasih diperbarui 07 Des 2022, 15:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Kelahiran buah hati ke dunia menjadi kebahagiaan tersendiri buat setiap orang tua juga keluarga besarnya. Dengan kelahirannya, orang tua penting untuk merawatnya dengan sangat baik. Di usianya yang masih sangat belia, ia rentan terhadap berbagai masalah termasuk masalah kesehatan. Belum cukup sempurnanya fisik bayi, membuatnya rentan akan berbagai masalah tersebut. 

Mengutip dari laman parents.com, daya tahan tubuh bayi masih sangat lemah. Inilah yang membuatnya sangat rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Apa saja? Simak yang berikut ini.

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

Penyakit Kuning atau Ikterus

Ilustrasi Bayi Credit: pexels.com/Vam

Setelah lahir ke dunia, tubuh bayi akan melepaskan pigmen empedu yang membuat tubuhnya rentan menguning. Biasanya, perubahan warna atau yang disebut ikterus ini akan berlangsung di hari ke 4 - 5 setelah ia lahir hingga hari ke 9 - 10. Namun, untuk bayi prematur bisa saja mengalami masalah tubuh kuning dalam waktu yang lebih lama. Umumnya kondisi ini normal dan tidak berbahaya buat kesehatan bayi. Tapi jika menguningnya tubuh disertai gejala lain, segera konsultasikan hal ini dengan dokter atau bidan ahlinya. 

3 dari 6 halaman

Hidung Tersumbat

Ilustrasi bayi baru lahir. ©2021 Merdeka.com

Ini juga menjadi masalah kesehatan yang sering dialami bayi baru lahir. Hidung tersumbat bisa disebabkan oleh berbagai hal mulai dari bayi menghirup air ketuban selama di kandungan, paparan asap rokok, paparan debu dan lingkungan yang kurang bersih. Kebiasaan Orang tua yang menyalakan kipas terlalu sering dengan volume besar, juga meningkatkan risiko hidung tersumbat pada bayi baru lahir. Hidung tersumbat tak jarang menyebabkan masalah kesehatan lain berupa ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan).

4 dari 6 halaman

Penurunan Berat Badan

Ilustrasi bayi baru lahir. Foto: Freepik.

4 - 5 hari setelah kelahirannya, bayi rentan mengalami penurunan berat badan. Ini karena ia masih menyesuaikan dengan lingkungan barunya. Dengan konsumsi ASI yang lebih rutin dan stabil seiring berjalannya waktu, akan membuat berat badan bayi perlahan naik.

5 dari 6 halaman

Cegukan

Ilustrasi bayi laki-laki. (Photo by kelvin agustinus/Pexels)

Mom yang pernah memiliki bayi pasti tidak asing dengan masalah kesehatan satu ini. Hampir semua bayi pernah cegukan di usianya yang masih sangat dini. Cegukan pada dasarnya tak hanya pada bayi tetapi juga oran dewasa. Tak perlu khawatir jika Mom mendapati buah hati cegukan. Ini akan sembuh dengan sendirinya.

6 dari 6 halaman

Demam

Ilustrasi bayi sakit /copyright shutterstock.com/aslysun

Demam terjadi karena tubuh anak sedang melawan virus atau bakteri. Demam menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh anak bekerja dengan baik. Demam bisa sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari. Biasanya, demam pada bayi baru lahir terjadi setelah ia kontak dengan orang sakit atau setelah ia mendapat imunisasi. 

Itulah sekian masalah kesehatan yang kerap terjadi pada bayi baru lahir. Ketika Mom, mendapati buah hati mengalami masalah kesehatan, jangan langsung panik atau cemas berlebihan. Tetap tenang dan lakukan penanganan terbaik. Segera konsultasikan juga hal ini dengan dokter atau bidan ahlinya. Semoga informasi ini bermanfaat.

#WomenForWomen