5 Manfaat Rutin Membacakan Buku pada Anak Sejak Dini

Endah Wijayanti diperbarui 28 Sep 2023, 08:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Pendidikan anak merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan mereka. Salah satu cara yang efektif untuk mendukung perkembangan anak adalah dengan membacakan buku pada mereka sejak dini. Tindakan sederhana ini memiliki dampak yang luar biasa dalam membentuk berbagai aspek kecerdasan dan kreativitas anak.

Membacakan buku pada anak adalah kegiatan yang jauh lebih berharga daripada sekadar melihat kata-kata di atas halaman. Ini adalah investasi berharga dalam perkembangan mereka. Berikut ini lima manfaat utama dari kebiasaan membacakan buku pada anak sejak dini. Yuk, simak uraiannya di bawah ini, Moms.

 

 

2 dari 6 halaman

1. Mendukung Perkembangan Kognitif Anak

Mengenalkan buku cerita pada anak./Copyright shutterstock.com/g/kktan

Salah satu manfaat paling mencolok dari membacakan buku pada anak adalah mendukung perkembangan kognitif mereka. Pada tahap-tahap awal kehidupan, otak anak sedang aktif mengembangkan kemampuan intelektualnya. Membacakan buku memberikan stimulasi yang sangat baik untuk otak mereka.

Anak-anak yang rutin mendengarkan cerita-cerita dalam buku akan memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik, meningkatkan daya ingat, dan kemampuan pemahaman yang lebih baik. Ini adalah fondasi yang kuat untuk perkembangan akademik mereka di masa depan. Anak-anak yang rutin diajak membaca oleh orang tua cenderung memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik, termasuk kemampuan pemecahan masalah, keterampilan matematika, dan daya ingat yang lebih baik. Dengan demikian, membacakan buku pada anak sejak dini merupakan fondasi penting dalam pembentukan dasar perkembangan kognitif mereka.

 

 

3 dari 6 halaman

2. Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Anak

(c) Shutterstock

Salah satu manfaat lain yang tidak kalah penting adalah peningkatan keterampilan berbahasa anak. Membacakan buku membantu anak mengenal dan memahami kata-kata baru, frase, dan struktur kalimat. Mereka belajar tentang kosakata yang berbeda dan cara-cara berbicara yang berbeda.

Membacakan buku dapat membantu anak memahami struktur bahasa, seperti tata bahasa, sehingga mereka dapat menggunakan bahasa dengan lebih efektif. Selain itu, ini juga membantu anak untuk mengembangkan kemampuan berbicara mereka. Mereka belajar bagaimana mengucapkan kata-kata dengan benar dan bagaimana menyusun kalimat yang baik. Semua ini adalah pondasi penting dalam perkembangan berbahasa anak.

 

 

4 dari 6 halaman

3. Meningkatkan Daya Imajinasi dan Kreativitas Anak

Ilustrasi mengajar anak-anak./Copyright shutterstock.com/g/GiantPixsPhotogarph

Membacakan buku pada anak juga memiliki peran penting dalam meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas mereka. Ketika anak mendengarkan cerita, mereka secara otomatis membayangkan apa yang sedang terjadi dalam cerita tersebut. Ini membantu mereka mengembangkan kemampuan berimajinasi dan melihat dunia dari berbagai perspektif.

Buku-buku yang berisi cerita-cerita fantastis atau petualangan akan mendorong anak untuk berpikir kreatif dan merancang cerita mereka sendiri. Kemampuan berimajinasi dan berpikir kreatif adalah aset berharga yang akan membantu anak dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Membacakan buku juga membuka pintu bagi anak untuk berpikir kritis. Mereka mungkin mulai bertanya-tanya tentang plot cerita, karakter, dan alasan di balik tindakan mereka. Ini merangsang perkembangan kemampuan berpikir kritis mereka.

 

 

5 dari 6 halaman

4. Mempererat Hubungan Anak dan Orangtua

(c) Shutterstock

Membacakan buku pada anak bukan hanya tentang pendidikan, tetapi juga tentang membangun hubungan yang kuat antara anak dan orangtua. Saat kita membacakan buku pada anak, kita menghabiskan waktu yang berkualitas bersama-sama. Ini adalah momen di mana anak merasa diperhatikan, dicintai, dan dihargai.

Membacakan buku juga menciptakan kesempatan untuk berbicara tentang cerita-cerita dan nilai-nilai yang terkandung dalam buku tersebut. Ini adalah cara yang baik untuk berkomunikasi dengan anak kita dan membantu mereka memahami dunia di sekitar mereka. Ketika kita membacakan buku pada anak, kita menciptakan momen kebersamaan yang mendalam. Mereka merasa dihargai, dicintai, dan didukung. Ini juga memungkinkan Anda untuk berbicara tentang nilai-nilai, sikap, dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita.

 

 

6 dari 6 halaman

5. Membantu Anak untuk Bisa Berkonsentrasi Lebih Mudah

(c) Shutterstock

Saat kita membacakan cerita, anak harus fokus pada kata-kata dan gambar, mengikuti alur cerita, dan memahami detail cerita. Melalui latihan ini, mereka belajar untuk memperpanjang waktu konsentrasi mereka. Ini adalah keterampilan penting yang akan sangat berguna saat mereka mulai belajar di sekolah.

Di era digital yang penuh dengan gangguan, kemampuan anak untuk berkonsentrasi menjadi semakin penting. Membacakan buku pada anak membantu mereka mengembangkan kemampuan konsentrasi yang diperlukan. Ketika mereka mendengarkan cerita, mereka harus fokus pada apa yang kita katakan dan mengikuti alur cerita. Ini adalah pelatihan yang baik untuk otak mereka dalam hal pemusatan perhatian. Kemampuan ini akan berguna dalam berbagai situasi, termasuk di sekolah dan dalam menyelesaikan tugas-tugas rumah.

Membacakan buku pada anak sejak dini adalah investasi berharga dalam perkembangan mereka. Dengan membantu perkembangan kognitif, meningkatkan keterampilan berbahasa, merangsang imajinasi dan kreativitas, mempererat hubungan anak dan orangtua, serta membantu anak untuk berkonsentrasi lebih mudah, kegiatan ini memiliki dampak jangka panjang yang signifikan.

Oleh karena itu, penting bagi orangtua dan caregiver untuk membuat membacakan buku menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari bersama anak-anak mereka. Dengan demikian, kita dapat membantu anak-anak kita tumbuh menjadi individu yang cerdas, kreatif, dan berpengetahuan luas, yang siap menghadapi masa depan dengan percaya diri.