Adu Makna Tersembunyi di Balik Kemeja Batik Presiden Jokowi dan 3 Bacapres Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan Saat Jamuan

Vinsensia Dianawanti diperbarui 06 Des 2023, 13:57 WIB

Fimela.com, Jakarta Presiden Joko Widodo mengundang tiga bakal calon presiden, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Senin (30/10/2023). Undangan tersebut merupakan jamuan makan siang Presiden Jokowi bersama tiga bacapres sebelum gelaran pesta demokrasi di Indonesia resmi dimulai.

Terlepas dari pembicaraan politik yang dilakukan ke empat pihak publik menyoroti penampilan Presiden Jokowi beserta tiga bacapres yang mengenakan kemeja batik. Secara kompak ketiga bacapres mengenakan kemeja batik lengan panjang dengan motif parang.

Meski mengaku tidak janjian, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto mengenakan kemeja batik parang dengan gaya masing-masing. Anies Baswedan memilih kenakan kemeja batik parang dengan warna deep brown dan putih.

Bedah Visi Misi Ganjar Mahfud 

2 dari 3 halaman

Makna motif batik Parang

Presiden Jokowi dan 3 Bacapres Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto kenakan batik dengan makna berbeda (Biro Sekretariat Presiden RI)

Sedangkan Ganjar Pranowo kenakan kemeja batik bermotif parang dengan warna yang lebih cerah, yakni merah peach. Prabowo Subianto pun kenakan kemeja batik parang dengan warna cokelat kuning. Ketiganya kompak padukan kemeja batik parang dengan celana panjang.

Mengutip dari laman Kementerian Perindustrian, batik parang sendiri menjadi motif yang dianggap terlarang untuk digunakan secara sembarang. Pada masa kerajaan, batik parang ini hanya boleh dikenakan bagi anggota kerajaan Jawa.

Motif Parang ini memilikia arti tebing dalam bahasa Jawa. Dengan pola berbentuk S yang disusun secara paralel, batik ini memiliki makna akan semangat yang tiada henti untuk memperjuangkan kemenangan.

Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa motif ini berasal dari bentuk pedang yang biasa digunakan para ksatria dan penguasa saat berperang. Namun ada versi lain yang menyebut motif parang diciptakan Panembahan Senopati saat mengamati gerakan ombak di Laut Selatan yang menghantam karang di tepi pantai.

Pola garis melengkung ini kemudian diartikan sebagai kedudukan raja yang menjadi pusat. Sementara komposisi miring pada motif melambangkan kekuasaan, kebesaran, kewibawaan, dan kecepatan gerak.

 

3 dari 3 halaman

Makna motif batik yang dikenakan Jokowi

Presiden Jokowi dan 3 Bacapres Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto kenakan batik dengan makna berbeda (Biro Sekretariat Presiden RI)

Berbeda dengan tiga bacapres yang mengenakan kemeja batik parang, Presiden Jokowi pilih tampil dengan kemeja batik berwarna cerah. Penampilan Presiden Jokowi terlihat lebih adem dengan kemeja batik gedog Tuban dengan motif manuk jemprak.

Dikutip dari Liputan6.com, motif batik ini kerap disebut sebagai motif rakyat. Meski demikian, motif manuk jemprak merupakan pola utama dari batik gedog. Batik ini memiliki ornamen manuk jemprak yang tergambar lewat burung hong atau yang lebih dikenal dengan phoneix.

Dalam sebuah penjelasan disebutkan, ini merupakan burung yang dibawa tentara China saat menuju Kerajaan Majapahit yang transit di Pantai Bom, Tuban. Pada maknanya, batik gedog motif manuk jemprak ini memiliki makna sosial filosofis. Ia melambangkan kebajikan, prestasi, dan keabadian.

Menurut kepercayaan penduduk Tuban, motif burun Phoenix ini merupakan motif yang membuat pemakainya memiliki tempat yang tinggi.