Teknik Terbaik Blend Eyeshadow agar Tampak Halus dan Natural

Alyaa Hasna HunafaDiterbitkan 14 Januari 2026, 14:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Salah satu teknik yang paling penting dalam merias mata adalah eyeshadow blending. Berbagai aktivitas dengan tampilan natural untuk sehari-hari atau gaya dramatis untuk acara spesial, membuat kita perlu menguasai cara blend eyeshadow yang tepat. Dengan teknik blending yang tepat, warna eyeshadow akan terlihat mulus, dan tampilan mata lebih hidup.

Melansir laman cameocollege.com eyeshadow blending adalah proses mengaplikasikan dan mencampurkan berbagai warna eyeshadow dengan tujuan menciptakan tampilan mata yang senada dan sempurna. Teknik ini tidak hanya membantu menciptakan kedalaman pada kelopak mata, tetapi juga membuat warna-warna eyeshadow terlihat menyatu dengan mulus, tanpa garis-garis tajam. Menggunakan alat yang tepat, seperti kuas blending berbulu lembut, bisa membantu menghaluskan garis-garis keras dan memberi hasil akhir yang lebih profesional.

Saat melakukan blending eyeshadow, tujuan utama adalah untuk memastikan transisi warna yang halus. Hal ini penting agar tampilan makeup mata terlihat lebih alami, bahkan ketika kamu menggunakan beberapa warna berbeda. Dengan menggunakan kuas blending yang benar dan sedikit kesabaran, kamu bisa mendapatkan hasil yang sangat memuaskan, karena semua warna dapat menyatu.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Kesalahan umum dalam blending eyeshadow dan cara menghindarinya

Beberapa kesalahan dalam penggunaan eyeshadow. (foto: rawpixel.com/freepik)

Namun, banyak orang yang masih melakukan beberapa kesalahan saat mencoba blend eyeshadow. Beberapa kesalahan umum antara lain menggunakan kuas yang salah atau terlalu banyak produk, yang justru membuat tampilan mata jadi terlihat lebih berantakan. Menggunakan kuas yang kotor atau tidak mencuci kuas di antara aplikasi warna juga bisa menyebabkan hasil yang berbintik dan tidak rata. 

Alat yang tepat adalah kunci utama untuk mendapatkan eyeshadow blend yang sempurna. Kuas blending berbulu lembut sangat penting untuk memastikan transisi warna yang halus. Kuas untuk area lipatan mata (crease brush) juga sangat berguna untuk aplikasi yang lebih presisi di bagian lipatan mata, memberikan tampilan yang lebih mendalam.

Selain kuas, primer eyeshadow juga sangat penting. Primer akan menciptakan permukaan yang halus di kelopak mata, sehingga eyeshadow bisa menempel dengan lebih baik dan warnanya jadi lebih vibrant. Primer juga membantu menjaga agar eyeshadow tidak berkerut atau luntur seiring berjalannya waktu. Pilihlah primer yang sesuai dengan jenis kulitmu untuk memastikan aplikasi yang optimal.

3 dari 3 halaman

Langkah-langkah penting untuk blending eyeshadow yang sempurna

Pahami proses blend eyeshadow yang tepat agar hasilnya maksimal. (foto: jcomp/freepik)

Setelah primer, pastikan kamu memiliki kuas blending bersih yang bisa digunakan untuk menyempurnakan blending warna. Sponge makeup juga bisa membantu menghaluskan bagian pinggir eyeshadow yang terlihat kasar, sementara kuas kecil berbentuk miring berguna untuk mendetailkan bagian sudut luar mata. 

Proses blend eyeshadow yang baik dimulai dengan aplikasi warna dasar yang cocok dengan warna kulitmu. Gunakan kuas berbulu lembut untuk meratakan warna ini ke seluruh kelopak mata, dari garis bulu mata hingga tulang alis. Warna dasar ini akan memberi fondasi yang mulus untuk aplikasi warna selanjutnya dan memudahkan transisi antar warna yang lebih gelap atau terang.

Setelah warna dasar terpasang, lanjutkan dengan mengaplikasikan warna tambahan di bagian lipatan mata (crease) atau sudut luar mata untuk memberikan kedalaman pada tampilan. Gunakan kuas blending bersih untuk menyatukan setiap warna secara perlahan, fokuskan pada area lipatan dan sudut luar mata agar mendapatkan efek kedalaman yang maksimal. Jangan lupa untuk menambahkan sentuhan akhir seperti highlight di sudut mata dan tulang alis agar mata terlihat lebih segar dan terdefinisi.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa