Langkah Kecil yang Bisa Jadi Awal Hidup Lebih Ramah Lingkungan di 2026

Hilda IrachDiterbitkan 01 Januari 2026, 19:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Memasuki tahun 2026, banyak dari kita mulai menata ulang resolusi hidup, bukan hanya tentang karier, relasi, atau kesehatan diri, tetapi juga tentang bagaimana kita ingin hidup berdampingan dengan lingkungan. Di tengah isu perubahan iklim yang semakin terasa, gaya hidup ramah lingkungan tak lagi terdengar sebagai wacana besar, melainkan pilihan sehari-hari yang semakin relevan.

Menariknya, berbagai sumber global menekankan hal yang sama, perubahan tidak harus dimulai dari langkah besar. Justru kebiasaan kecil ramah lingkungan yang dilakukan secara konsisten mampu memberi dampak nyata bagi bumi.

Kebiasaan sederhana sering kali menjadi titik awal perubahan. Membawa botol minum sendiri, memilih tas belanja kain, atau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai mungkin tampak sepele, namun langkah-langkah ini membantu menekan limbah yang terus bertambah. Ketika kebiasaan kecil ini menjadi bagian dari gaya hidup, kepedulian terhadap lingkungan terasa lebih alami, bukan lagi sebuah kewajiban. Perlahan, kita pun belajar untuk lebih sadar terhadap apa yang kita gunakan dan buang setiap harinya.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Bergerak Lebih Sadar, Hidup Lebih Seimbang

Dengan memahami dan naik transportasi umum di negara-negara Eropa yang kamu kunjungi bisa menghemat biaya solo traveling. (Foto dok: Freepik/EyeEm).

Pilihan transportasi juga menjadi refleksi gaya hidup ramah lingkungan. Berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum bukan hanya membantu mengurangi emisi, tetapi juga memberi ruang untuk hidup lebih perlahan. Di tengah ritme hidup yang serba cepat, bergerak dengan lebih sadar justru menghadirkan keseimbangan, baik untuk tubuh maupun lingkungan sekitar.

Langkah kecil ini menjadi pengingat bahwa kenyamanan tidak selalu harus mengorbankan alam.

3 dari 3 halaman

Belanja Lebih Bijak, Hidup Lebih Bertanggung Jawab

Ilustrasi belanja online, belanja, shopping, refund. (Image by master1305 on Freepik)

Di era konsumsi cepat, belanja dengan kesadaran menjadi bentuk kepedulian tersendiri. Memilih barang berkualitas, mempertimbangkan produk second-hand, atau merawat pakaian agar lebih tahan lama adalah langkah sederhana untuk mengurangi limbah.

Gaya hidup ramah lingkungan bukan tentang berhenti menikmati hidup, melainkan tentang membuat pilihan yang lebih bertanggung jawab.

Hidup ramah lingkungan bukanlah perjalanan yang menuntut kesempurnaan. Ia adalah proses belajar, mencoba, dan menyesuaikan diri. Satu kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten jauh lebih bermakna dibandingkan niat besar yang hanya berhenti di wacana.

Di tahun 2026 ini, mungkin inilah saat yang tepat untuk memulai, perlahan , dari hal-hal sederhana, namun penuh makna. Karena setiap langkah kecil selalu punya arti, terutama ketika dilakukan bersama. Bagaimana dengan Sahabat Fimela? Langkah kecil apa yang ingin kamu mulai di tahun ini?