Panduan Terbaik Kapan Bayi Harus Tidur yang Sesuai Usia

Anisya FandiniDiterbitkan 30 Januari 2026, 16:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Tidur merupakan salah satu kebutuhan penting bagi bayi karena memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan kesehatan emosional. Namun, banyak orang tua bingung menentukan kapan dan berapa lama bayi harus tidur setiap hari. Mengetahui panduan jam tidur sesuai usia bayi membantu orang tua menjaga pola tidur yang sehat dan optimal.

Setiap bayi memiliki kebutuhan tidur yang berbeda tergantung usianya. Bayi baru lahir, misalnya, membutuhkan tidur lebih banyak dibanding bayi yang sudah bisa duduk atau merangkak. Pola tidur yang sesuai usia membantu bayi tumbuh dengan baik, meningkatkan sistem imun, dan mendukung proses belajar serta kemampuan kognitif.

Selain durasi tidur, kualitas tidur juga penting diperhatikan. Lingkungan yang nyaman, rutinitas tidur yang konsisten, dan perhatian pada tanda-tanda kantuk bayi dapat membuat tidur lebih nyenyak. Berikut panduan jam tidur bayi berdasarkan usia agar orang tua dapat menyesuaikan rutinitas harian dengan tepat.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

1. Bayi Baru Lahir (0–3 Bulan)

Bayi Baru Lahir (0–3 Bulan). (foto/dok: freepik)

Bayi baru lahir biasanya tidur antara 14 hingga 17 jam per hari, namun durasi ini terbagi menjadi beberapa sesi pendek karena bayi masih perlu menyusu secara sering. Tidur bayi di fase ini sangat penting untuk pertumbuhan otak, pematangan sistem saraf, dan pemulihan tubuh.

Orang tua disarankan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan aman, dengan suhu ruangan sejuk, cahaya lembut, dan permukaan tidur yang datar. Selain itu, memperhatikan tanda-tanda kantuk seperti menguap, mengucek mata, atau rewel dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak tanpa overstimulasi.

3 dari 4 halaman

2. Bayi 4–11 Bulan

Bayi 4–11 Bulan/copyright: unsplash/brytny

Pada usia 4–11 bulan, bayi biasanya membutuhkan tidur antara 12 hingga 15 jam per hari, termasuk tidur siang. Di fase ini, bayi mulai memiliki pola tidur lebih teratur, dengan tidur malam yang lebih panjang dan tidur siang beberapa kali.

Orang tua dapat mulai memperkenalkan rutinitas tidur, seperti mandi, membaca buku, atau menyanyikan lagu pengantar tidur. Konsistensi rutinitas ini membantu bayi mengenali waktu tidur dan tidur lebih nyaman, sekaligus mengurangi risiko tantrum atau sulit tidur.

4 dari 4 halaman

3. Bayi 1–2 Tahun

Bayi 1–2 Tahun./Copyright depositphotos.com/geargodz

Bayi usia 1–2 tahun membutuhkan tidur sekitar 11–14 jam per hari, termasuk tidur siang. Pada tahap ini, anak mulai lebih aktif, belajar berjalan, berbicara, dan mengeksplorasi lingkungannya, sehingga tidur cukup penting untuk memulihkan energi dan mendukung perkembangan otak.

Pola tidur yang konsisten, jam tidur malam yang teratur, serta waktu tidur siang yang cukup membantu anak tetap sehat, fokus, dan lebih mudah mengatur emosinya. Orang tua juga bisa mulai mengenalkan rutinitas tenang sebelum tidur, seperti membaca buku atau mendengarkan musik lembut.

 

Mengetahui panduan jam tidur bayi sesuai usia membantu orang tua menciptakan rutinitas tidur yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak. Dari bayi baru lahir hingga usia 2 tahun, tidur yang cukup dan berkualitas tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga mendukung perkembangan kognitif dan emosional. Dengan perhatian pada durasi, kualitas, dan rutinitas tidur, orang tua dapat membantu bayi tidur nyenyak dan bangun segar setiap hari.