Urutan Imunisasi Bayi sesuai Rekomendasi IDAI untuk Perlindungan Optimal

Ayu Puji LestariDiterbitkan 22 Januari 2026, 10:45 WIB

ringkasan

  • Hepatitis B diberikan dalam 24 jam setelah lahir untuk mencegah infeksi.
  • Polio diberikan pada usia lahir, 2, 3, 4 bulan dan booster 18 bulan.
  • DTP-HB-Hib diberikan pada usia 2, 3, 4 bulan dan booster 18 bulan.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, menjaga kesehatan bayi adalah prioritas utama setiap orang tua. Salah satu cara terbaik untuk melindungi si kecil adalah melalui imunisasi. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah merilis pedoman terbaru mengenai urutan imunisasi bayi yang harus diikuti. Pedoman ini bertujuan untuk mencegah berbagai penyakit menular yang berbahaya bagi anak.

Imunisasi tidak hanya melindungi kesehatan anak, tetapi juga membantu menciptakan kekebalan kelompok di masyarakat. Dengan mengikuti jadwal imunisasi yang tepat, kita dapat memastikan bahwa anak-anak kita terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Berikut adalah rincian urutan imunisasi bayi yang perlu diperhatikan oleh orang tua:

What's On Fimela
2 dari 6 halaman

0–24 Jam setelah Lahir

Umur 0–24 Jam setelah Lahir. (Photo Copyright by Freepik)

Hepatitis B (HB) diberikan segera setelah lahir, idealnya dalam waktu 24 jam. Vaksin ini penting untuk mencegah infeksi hepatitis B dan penularan dari ibu ke bayi. Jika ibu positif HBsAg, vaksin dan imunoglobulin harus diberikan segera.

3 dari 6 halaman

Usia 0–2 Bulan

Imunisasi untuk bayi usia 0–2 Bulan(Foto: Michal Bar Haim/Unsplash)

Polio (OPV/IPV) diberikan saat lahir dan dilanjutkan pada usia 2, 3, dan 4 bulan, dengan booster pada usia 18 bulan. Vaksin ini mencegah kelumpuhan akibat virus polio yang sangat berbahaya.

BCG diberikan satu kali, idealnya segera setelah lahir atau sebelum bayi berusia 1 bulan. Vaksin ini melindungi dari tuberkulosis berat (TB) dan disuntikkan di lengan kiri atas.

4 dari 6 halaman

Usia 2, 3, 4 Bulan

DTP-HB-Hib (Pentavalen) diberikan pada usia 2, 3, dan 4 bulan, serta booster pada usia 18 bulan. Vaksin ini melindungi dari lima penyakit berbahaya dan mengurangi jumlah suntikan yang diperlukan.

5 dari 6 halaman

Usia 9 Bulan dan 18 Bulan

Campak & Rubella (MR) diberikan pada usia 9 bulan dan dosis kedua pada usia 15-18 bulan. Vaksin ini mencegah campak dan rubella, serta mengurangi risiko komplikasi serius yang dapat terjadi.

6 dari 6 halaman

Catatan Penting tentang Imunisasi

Urutan imunisasi sesuai dengan rekomendasi IDAI./copyright Fimela

Imunisasi tepat waktu membantu perlindungan optimal.Efek samping umumnya ringan dan sementara.Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter anak untuk menyesuaikan jadwal imunisasi dengan kondisi kesehatan anak dan ketersediaan vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan.