Porsi Kecil Tapi Sering: Benarkah Lebih Aman untuk GERD?

Hilda IrachDiterbitkan 28 Januari 2026, 17:12 WIB

ringkasan

  • Makan dalam porsi kecil tapi sering dapat mengurangi gejala GERD.
  • Porsi kecil mengurangi tekanan pada LES dan mempercepat pengosongan perut.
  • Makan porsi kecil juga membantu menjaga kadar glukosa darah stabil.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, apakah kamu sering merasakan nyeri dada atau sensasi asam setelah makan? Jika iya, bisa jadi itu adalah tanda GERD (gastroesophageal reflux disease). Salah satu strategi diet yang banyak direkomendasikan adalah makan dalam porsi kecil tapi sering. Namun, benarkah cara ini lebih aman untuk penderita GERD? Mari kita bahas lebih dalam.

Porsi kecil tapi sering umumnya dianggap lebih aman bagi penderita GERD. Hal ini karena strategi ini dapat membantu mengurangi gejala refluks asam. Banyak ahli kesehatan dan institusi medis merekomendasikan pola makan ini, yang melibatkan makan lima hingga enam kali sehari dalam porsi kecil. Dengan cara ini, tekanan pada lambung dapat diminimalisir, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya refluks asam.

Ahli gizi Bethany M. Doerfler, MS, RDN, menyatakan bahwa mengubah cara dan frekuensi makan dapat membantu mengurangi gejala GERD. Makan dalam porsi kecil setiap empat hingga enam jam dapat membantu kerongkongan membersihkan dirinya sendiri. Ini adalah langkah penting untuk mengelola kondisi pencernaan yang sering dialami oleh banyak orang.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Tanggapan Ahli dan Institusi Medis

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber medis, berikut adalah beberapa alasan mengapa porsi kecil lebih aman untuk penderita GERD:

  • Mengurangi Tekanan pada LES: Makan dalam porsi besar dapat menyebabkan perut mengembang, yang mengganggu fungsi sfingter esofagus bagian bawah (LES). Dengan porsi kecil, tekanan ini berkurang, sehingga mengurangi risiko refluks asam.
  • Mempercepat Pengosongan Perut: Makanan dalam porsi kecil dapat mempercepat proses pengosongan perut, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya refluks.
  • Mengurangi Produksi Asam: Makan lebih sering dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap aktif, yang berpotensi mengurangi produksi asam lambung berlebih.
3 dari 4 halaman

Manfaat Tambahan dari Makan Porsi Kecil

Selain mengurangi gejala GERD, makan porsi kecil tapi sering juga memiliki manfaat tambahan, seperti:

  • Meningkatkan tingkat energi dan pencernaan yang lebih lancar.
  • Membantu dalam pengelolaan berat badan dan penyerapan nutrisi yang lebih baik.
  • Menjaga kadar glukosa darah tetap stabil.
4 dari 4 halaman

Saran Tambahan dari Ahli

Untuk memaksimalkan manfaat dari pola makan ini, berikut adalah beberapa saran tambahan:

  • Waktu Makan: Hindari makan larut malam. Idealnya, makan malam tiga hingga empat jam sebelum tidur.
  • Makan Perlahan: Kunyah makanan dengan baik dan beri jeda antara suapan untuk memberi waktu pada tubuh merespon rasa kenyang.
  • Catat Pemicu: Buat jurnal makanan untuk mengidentifikasi makanan atau minuman yang memperburuk gejala GERD.

Meskipun banyak penelitian mendukung pendekatan ini, penting untuk diingat bahwa setiap individu mungkin memiliki reaksi yang berbeda. Jika gejala GERD tidak membaik dengan perubahan gaya hidup, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.