Motherverse Ajak Para Ibu Reset & Recharge tanpa Rasa Bersalah di Jakarta

Ayu Puji LestariDiterbitkan 10 Februari 2026, 15:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Motherverse Indonesia (@motherverse.id) bersama Harada Communication menggelar acara komunitas bertajuk “Motherverse Vol. 1: Time to Reset & Recharge – A Journey Back to Yourself” pada Minggu (8/2) di Dream Dates Artisan Bakery & Restaurant, Senopati, Jakarta. Kegiatan ini menyasar para ibu usia 24–42 tahun yang ingin kembali memberi ruang untuk diri sendiri, mendapatkan dukungan, serta belajar bersama menjadi versi terbaiknya—tanpa mengabaikan peran di keluarga.

Motherverse Indonesia diinisiasi oleh dua sahabat, Rani Sherly Fajrina dan Zilda Ayu Ramadia, yang juga merupakan founder Harada Communication dan juga seorang ibu. Melalui Motherverse, keduanya ingin menghadirkan ruang yang menampung insight, keresahan, dan aspirasi ibu modern—serta menjadi tempat aman agar para ibu merasa dipahami, dihargai, dan diberdayakan. Di saat yang sama, Motherverse membuka peluang kolaborasi bagi narasumber, brand, dan para ibu untuk membangun networking yang bermanfaat.

“Menjadi Ibu adalah anugerah terindah sekaligus peran yang paling menantang. Sebagai Mompreneur yang menjalani multiperan, kami memahami betapa menantangnya menyeimbangkan waktu dan tanggung jawab sehari-hari,” ujar Rani Sherly Fajrina, Co-Founder Motherverse Indonesia. Rani menambahkan, “Melalui Motherverse Indonesia, kami sepakat membangun ruang di mana para Ibu bisa merasa didukung, berkembang, dan kembali berdaya. Langkah ini bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan tentang kolaborasi seluas-luasnya. Kami percaya, jika sesama Ibu saling menguatkan, kita bisa melangkah jauh lebih tinggi bersama-sama.”

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Dimulai dengan Perkenalan Komunitas

Agenda Motherverse Vol. 1 dimulai dengan perkenalan komunitas oleh para founder, dilanjutkan sesi berbagi bersama Dessy Ilsanti, M.Psi, psikolog klinis sekaligus penulis buku./copyright istimewa

Agenda Motherverse Vol. 1 dimulai dengan perkenalan komunitas oleh para founder, dilanjutkan sesi berbagi bersama Dessy Ilsanti, M.Psi, psikolog klinis sekaligus penulis buku. Dalam sesi bertajuk “Rediscovering ‘ME’ in Motherhood: Reclaim Your Spark Without Guilt”, Dessy mengajak peserta memaknai ulang kebutuhan me-time sebagai bentuk perawatan diri yang sehat, bukan sumber rasa bersalah.

“Banyak ibu menjalani hari dengan penuh tanggung jawab, tetapi perlahan kehilangan ruang untuk terinspirasi oleh hidupnya sendiri,” kata Dessy Ilsanti, M.Psi, Psikolog Klinis dan Penulis. Ia menegaskan, “Me-time bukanlah bentuk egoisme, melainkan ruang refleksi agar seorang ibu bisa hidup lebih sadar, bernilai, dan mampu menghadirkan inspirasi bagi keluarganya. Melalui acara ini, saya ingin mengajak para mom untuk berhenti sejenak dari rutinitas, mengambil me-time yang berkualitas, dan kembali terhubung dengan nilai, mimpi, serta potensi dirinya sebagai perempuan dan ibu.”

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sound healing & guided meditation bersama praktisi dari Elingjivaraga, yakni Echi Ananta dan Ardi Purmaningtyas (sound healing practitioner & inner alignment coach). Sesi ini dirancang sebagai ruang jeda untuk membantu peserta menenangkan diri, memulihkan energi, serta menata kembali fokus setelah rutinitas yang padat.

“Sebagai perempuan, kita sering memberi begitu banyak kepada orang lain hingga lupa merawat diri sendiri. Melalui sound healing, saya ingin menghadirkan ruang hening yang transformatif—di mana kita bisa berhenti sejenak, bernapas, dan pulang kembali ke tubuh serta hatinya,” ujar Echi Ananta, Sound Healing Practitioner di Elingjivaraga. “Ketika diri kita tenang, jiwa raga selaras, seluruh ekosistem di sekitar kita juga ikut merasakan dampaknya.”

3 dari 3 halaman

Bukan Sekadar Komunitas Ibu dan Anak

Motherverse bukan sekadar komunitas biasa./copyright istimewa

Sebagai pembeda dari banyak event komunitas yang umumnya berfokus pada anak atau relasi ibu-anak (parenting), Motherverse menempatkan ibu sebagai individu yang juga berharga dan berhak memikirkan diri serta mimpinya. Untuk melengkapi kebutuhan “me-time” secara mental dan fisik, penyelenggara menyediakan self-care corner gratis yang dapat diakses peserta, mulai dari pemeriksaan kesehatan gigi, cek tensi dan gula darah, hingga pijat head, neck & shoulder. Acara juga menyediakan waktu khusus untuk networking dan me-time agar para ibu bisa membangun relasi suportif.

Kebutuhan ruang dukungan bagi orang tua muda dinilai semakin relevan. Data Katadata menunjukkan 77,3% responden menilai peran ibu tidak bisa digantikan, serta 66% ibu mengaku menjalankan hampir seluruh peran utama rumah tangga. Sementara itu, laporan IDN Research Institute (2025) menyoroti krisis dukungan emosional bagi orang tua muda di kota besar, termasuk kelelahan mental dan rasa kesepian dalam mengambil keputusan pengasuhan.

Di sisi lain, Motherverse juga membawa cerita kolaborasi dua sahabat yang bertumbuh bersama. Rani dan Zilda memulai persahabatan sejak 2008 saat berkecimpung di pemilihan Abang None Jakarta. Berbekal pengalaman lebih dari 10 tahun di dunia event dan media, keduanya kini menjalankan Harada Communication secara profesional, sekaligus menghadirkan Motherverse sebagai support system bagi sesama ibu.

Melalui gelaran perdana ini, Motherverse Indonesia berharap dapat menghadirkan rangkaian kegiatan berkelanjutan yang berkualitas bagi para ibu. Informasi kegiatan Motherverse Indonesia selanjutnya dapat diikuti melalui Instagram @motherverse.id.