Fimela.com, Jakarta - Salabat Fimela, apakah pernah merasa cemas? Marah? Bahkan frustasi menghadapi pekerjaan? Kebanyakan emosi negatif yang dirasakan tersebut, seperti cemas, marah, dan frustasi ternyata dapat diminimalisir dengan metode one deep breath. Pada situasi yang tidak menyenangkan, one deep breath mungkin bisa menjadi solusi yang tepat agar pikiran lebih tenang saat bekerja.
Bahkan, dilansir dari psychologytoday.com, menunjukan bahwa seseorang yang melakukan one deep breath dapat mengurangi kecemasan serta mempunyai tingkat depresi yang rendah. Selain itu, terdapat manfaat lain ketika rutin untuk melakukan one deep breath. One deep breath juga dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit tertentu dan tekanan darah rendah.
Bagi setiap individu, one deep breath penting dilakukan sebelum memulai bekerja. One deep breath efektif dilakukan sebagai cara untuk mengurangi stres dalam bekerja. Fakta menarik yang dilansir dari ap.org, tarik napas secara dalam merupakan metode yang tepat bagi para pekerja untuk mengelola stres yang mana dapat memicu penyakit jantung dan stroke.
Latihan One Deep Breath dengan Cara yang Tepat
Dengan memahami cara melakukan one deep breath, hal itu merupakan langkah pertama untuk memahami kemampuan relaksasi tubuh. Oleh sebab itu, sebelum memulai kerja, latihan one deep breath secara rutin dapat terlihat perbedaan hasilnya. Dilansir dari torbayandsouthdevon.nhs.uk, terdapat dua cara melakukan one deep breath. Namun, sebelum itu, mari lihat perbedaan cara melakukan one deep breath yang tepat.
Pertama, letakkan satu tangan di atas dada. Kemudian, letakan pula kanan di bawah dada, lebih tepatnya di perut. Lalu, biarkan kedua tangan merasakan sensasi dan tetap bertumpu di dada dan perut sambil menarik nafas dalam-dalam selama beberapa menit. Setelah itu, perhatikan tangan yang paling sering bergerak.
Jika tangan lebih sering mengalami pergerakan ketika bertumpu di atas dada, maka tipikal seseorang itu bernapas menggunakan dada atau chest breather. Bernapas hanya dengan menggunakan bagian atas paru-paru sehingga cenderung “menahan” napas dapat terasa sakit. Cara ini kurang baik untuk relaksasi dan bisa menyebabkan ketegangan otot di bahu dan leher serta rasa sesak di dada.
Di sisi lain, jika tangan bawah berada di perut paling banyak bergerak, hal itu termasuk tipe belly breather. Jenis pernapasan dalam ini adalah pola yang terbaik untuk membantu meredakan nyeri dan stres. Selain itu, one deep breath dilakukan dengan bernapas sampai ke bagian bawah paru-paru. Otot besar yang berada di bawah paru-paru yang disebut diafragma akan mendorong ke bawah sehingga perut menjadi mengembang.
One deep breath merupakan salah satu cara melakukan relaksasi pernapasan yang dapat dilakukan secara rutin sebelum bekerja. Bahkan, one deep breath juga merupakan cara terbaik untuk dilakukan sebelum meeting di kantor atau memulai percakapan sulit dengan rekan kerja. Efek yang memberikan sensasi tenang setelah melakukan one deep breath dapat mengurangi energi yang negatif.